Garage Visit I Skuter dan Custom by Primo/116

Feb 14, 2017 Hangout
IMG_0203.jpg Bengkel Primo/116 telah lama dikenal sebagai workshop yang menangani bermacam skuter mulai dari Vespa tua hingga baru sejak awal berdirinya 2010 lalu. Bengkel yang berlokasi di Jalan Flamboyan Raya No. 31, Rempoa, Jakarta Selatan ini menangani restore, custom dan berbagai custom work ringan lain semisal painting. Seiring tumbuhnya tren custom yang terus naik di Indonesia, digawangi Noerman Pulungan a.k.a Acong, bengkel ini kemudian ikut membangun berbagai custom bike sejak 2012 silam. IMG_0141-1024x683.jpg “Awalnya bengkel ini memang khusus Vespa dan Lambretta karena saya suka skuter. Dulunya kita hanya spesifik ke restore motor tua, tapi setelah motor custom mulai naik, karena alirannya juga engusung ke bentuk klasik, saya juga suka cafe racer, start 2012 kita buka untuk custom,” buka Acong. IMG_0155-682x1024.jpg Motor-motor yang kerap ditangani workshopnya mulai dari H-D, BMW, Norton, berbagai motor pabrikan Jepang, hingga brand langka macam Puch, BSA, dan skuter Guizzo. “Di sini nerima berbagai brand. Cuma memang untuk custom, saya lebih suka nanganin yang pabrikan Jepang macam Scorpio, karena barangnya mudah didapat, jadi pengerjaannya pun isa cepet, sebulan setengah udah jadi,” imbuhnya. Untuk skuter, customernya sendiri masih terbagi dua aliran, klasik dan baru. Sementara untuk custom, biasanya pelanggan lebih banyak harus brainstorm terlebih dahulu. IMG_0176.jpg “Kalo Vespa itu trennya tetep selalu dua arah. Vespa tua macam tahun 50-70-an lebih diarahkan balik lagi ke orisinil, sedangkan yang baru-baru mereka udah nggak takut lagi buat dipotong-potong. Nah kalau custom, kita biasanya brainstorm kasih acuan dari foto-foto. Tapi balik lagi, saya punya taste sendiri, jadi gak mau jiplak dari foto plek, harus tetap beda,” papar pria berdarah Medan ini. IMG_0221-682x1024.jpg Di bengkelnya yang terletak berbarengan dengan area pemancingan ini, motor customer bisa digarap dalam waktu relatif cepat. Semisal pengerjaan Vespa matic, yang bisa diambil dalam waktu sebulan. Sementara untuk custom, Primo/116 paling banyak membuat cafe racer, brat style dan japstyle dengan waktu pengerjaan rata-rata 1-3 bulan. IMG_0216.jpg Khusus untuk budget custom, harga pengerjaan dimulai dari 15 jutaan. “Harga itu juga tergantung dari parts yang mau digunakan. Barang lokal dan luar kan harganya beda. Untuk Vespa misalnya, nge-restore dengan bajet 5-10 juta udah standar ori. Pastinya beda lagi kalau mereka mau pakai aksesoris,” jelas pria yang punya 11 koleksi motor ini. IMG_0186.jpg Primo/116 memiliki jam operasional Senin-Sabtu dari jam 9 pagi hingga 5 sore. Nama Primo ternyata memiliki makna sendiri. “Awalnya sih karena dulu main Vespa tua. Primo artinya pertama atau satu. Jadi kita optimis, berharapnya sih kita semua bisa ngelakuin kerjaan dengan hasil yang terbaik. Kalau 116 itu  unique number saya aja,” tutupnya. @noerman_pulungan Teks: Wildaf, Foto: Jhon Resa