Garage Visit I The Bangors

Jan 31, 2017 Hangout
the-bangors-8.jpg Nama workshop The Bangors cukup akrab di kalangan anak custom. Bengkel yang sudah berdiri sejak 2007 lalu ini awalnya hanya bermula dari garasi rumah, seperti yang dijelaskan oleh pentolan The Bangors, Sutarja Suhadmapraja atau akrab disapa Djamers. the-bangors-2.jpg “Awalnya di garasi rumah. Berhubung order sudah mulai banyak dan garasi nggak nampung lagi, akhirnya tahun 2010 saya membuka workshop di dekat rumah, tepatnya di jalan H. Saleh, Pangkalan Jati, Cinere Pondok Labu Jakarta Selatan,” jelas Djamers. the-bangors-3.jpg Workshop ini memang khusus menerima orderan untuk custom. Namun tak jarang juga customer meminta rubah bagian mesin, hingga repaint motor-motor klasik. Beberapa motor besar juga terlihat parkir di bengkelnya menunggu jadwal antrian. the-bangors-9.jpg “Konsepnya bebas, bisa konsep sendiri atau kita bisa bantu carikan konsep yang sesuai sama keinginan customer. Kita fleksibel kok,” imbuh pria asli Ciamis yang karyanya didominasi model tracker, street tracker, sampai flat track. the-bangors-10.jpg Soal budget tetap disesuaikan dengan konsep motor dan part yang digunakan Bro. “Pastinya sih tergantung genrenya. Kisarannya antara 10-50 jutaan. Oiya, Bangors nggak jualan body part, made by order lah istilahnya. Takutnya sih nanti motor yang dikustom di sini jadi pasaran modelnya. Hehe”. the-bangors-4.jpg Builder yang pakai besutan flat track ini menyebutkan soal waktu pengerjaannya. “Lama pengerjaannya sih tergantung sama konsep, antrian dan volume di workshop. Biasanya kalo konsep nggak berubah-ubah, bisa cepat antara satu sampai tiga bulanan,” tutup pria yang tergabung dalam Street Ddemons Jakarta ini. @the_bangors_kustomwork Teks: Wildaf, Foto: Herry Axl