Penggemar Jeans, Wajib Tau Istilah-Istilah Berikut

Jan 26, 2018 Goods
Celana jeans dipakai oleh semua orang dari berbagai umur dari orang tua hingga anak muda. Bahkan saking universalnya, penyuka jeans bisa memakainya saat santai maupun formal. Karena stylenya yang timeless, celana jeans selalu dikembangkan. Modelnay bermacam-macam dan dari tahun ke tahun selalu ada aja yan baru, bahkan trendnya terus berputar. Nah biar nggak salah dan lebih paham sebelum membeli jeans, berikut istilah-istilah yang perlu loe ketahui. Arcuate ARCUATE-DENIM.jpg Arti harafiahnya yaitu sesuatu yang menyerupai sebuah lengkungan atau tak lain adalah lengkungan pada kantung belakang. Arcuate pertama kali digunakan oleh Levi’s di kantong belakang dengan double-stitching. Dikenal sebagai salah satu clothing trademark tertua di dunia. Levis mempatenkan arcuate stitching sejak tahun 1943.   Fading FADING-JEANS.jpg Fading adalah di mana bagian yang mulai pudar pada jeans / denim. Fading biasanya terbentuk karena seringnya pemakaian akibat gesekan alami yang terjadi. Ini juga yang mengakibatkan fading pada setiap jeans berbeda, karena gesekan yang berbeda pula setiap pemakainya. Hal ini juga yang membuat pakaian denim menjadi istimewa.   Broken Twill BROKEN-TWILS.jpg Dibuat pertama kali oleh Wrangler. Pada dasarnya merupakan gabungan antara left hand twill dan right hand twill. Dibuat untuk mencegah leg twisting yang terjadi natural karena arah rajutan yang mengarah ke kanan atau ke kiri.   Indigo INDIGO.jpg Salah satu jenis pewarna yang paling tua di dunia ini masih digunakan sampai saat ini. Awalnya merupakan jenis pewarna yang dapat diekstrak dari tanaman indigofera, tetapi pada akhir abad 19, Adolf von Baeyer melakukan riset untuk membuat jenis pewarna yang sama yang dapat dicapai melalui proses sintesis kimiawi. Namun begitu, hampir tidak ada perbedaan yang signifikan dari kedua jenis natural maupun sintesis.   Distress / Washed / Pre-washed DISTRESSED-JEANS.jpg Proses untuk membuat jeans memiliki efek sudah dipakai sebelumnya. Bisa berupa bentuk-bentuk lubang kecil, robek-robek, atau garis-garis berwarna muda.   Honeycomb / Whiskers HONEYCOMB.jpg Efek yang didapatkan ketika bahan denim yang keras terlipat di bagian tertentu seperti bagian belakang lutut dan paha bagian atas. Lipatan-lipatan ini akan membentuk seperti sebuah pattern.   Rivets riveetttt.png Sebuah benda kecil berbentuk bundar yang dipasang di daerah seperti pinggiran kantong, sebagai penambah kekuatan (supaya tidak cepat copot) yang pertama kali diperkenalkan oleh Levi’s.   Chain stitch CHAIN-STITCH.jpg Merupakan teknik jahit paling penting pada jeans. Pada teknik ini, dibutuhkan 2 buah benang yang akan saling mengunci satu sama lain dan membuat pola seperti rantai. Teknik ini akan menjamin kekuatan lebih dibanding jahitan biasa, serta memberi roping effect di bagian hem.  Biasanya chain stitch digunakan di bagian-bagian yang merupakan stress point seperti inseam dan pinggang.   Dry denim / Raw RAW-DENIM.jpg Raw/Dry denim adalah bahan denim yang belum mendapatkan post-treatment, atau kata lainnya adalah denim yang baru selesai dibuat dan langsung dijual. Ciri dari bahan raw adalah cenderung keras dengan warna yang lebih gelap. Uniknya, warna raw/dry denim akan memudar seiring frekuensi pemakain. Dan efek pemudaran natural inilah yang menjadi daya tariknya. Berbeda dengan denim prewashed di mana efeknya telah dibuat secara artificial dengan mesin dan bahan-bahan kimia.   Selvedge SELVADGE.jpg Kata selvedge berasal dari kata “self-edge” yang berarti membentuk tepu/ujung sendiri. Selvedge Denim, disebut juga Selvage denim, adalah jenis denim yang memiliki keunggulan alami, di mana tepi kain denim tersebut tidak terurai. Biasanya, tepi-tepi selvage itu berlokasi di Outseam celana, sehingga akan terlihat jika celana dilipat bagian bawahnya. Meskipun selvedge denim tidak sepenuhnya identik dengan Dry Denim, kehadirannya biasanya menyiratkan bahwa denim selvedge ini adalah denim dengan kualitas yang lebih tinggi. Teks: Wildaf | Foto: Istimewa.