Suryanation Motorland 2018 | Undang Dua Builder Internasional Untuk Tentukan The Greatest Bike

Suryanation Motorland 2018 | Undang Dua Builder Internasional Untuk Tentukan The Greatest Bike

Sep 10, 2018 Event

Seri ke-6 Suryanation Motorland Battle 2018 sukses dilangsungkan di Parking Lot Phinisi Point, Makassar, Sabtu (8/9/2018). Tercatat 22.000 pengunjung dari Pulai Sulawesi hadir hingga cukup memadati area acara. Di Pulau Celebes ini, diakui oleh juri Suryanation jika hasil karya dari builder-builder Custom Bike Contest terlihat semakin sempurna baik dari performa maupun pada hal estetikanya.

“Persaingan di seri ke enam kali ini diprediksi akan semakin ketat mengingat ajang ini sudah akan berakhir di Surabaya akhir September nanti sehingga para builder makin kreatif dalam menampilkan karya mereka dan diharapkan bisa memberikan inspirasi bagi builder lainnya untuk berkarya sesuai dengan tema tahun ini yaitu Live to Inspire,” ujar Rizky Dwianto, Suryanation Motorland Committee.

Di seri ke-6 ini juga, Suryanation secara resmi mengumumkan jika untuk menentukan motor The Greatest Bike 2018, akan hadir dua builder internasional yaitu Mirko Perugini dari Gallery Motorcycle dan Rad Yamamoto dari Ask Motorcycle - Jepang. Keduanya merupakan builder yang telah menghasilkan banyak karya di ajang Internasioal.

Mirko Perugini mendapat pengakuan sebagai salah satu builder top Eropa yang pada tahun 2017 lalu berhasil menjadi Best of Show di ajang Italian Motorcycle Championship dengan motor H-D JD 1000 tahun 1920. Sementara Rad Yamamoto merupakan salah satu builder muda dari Jepang yang selalu mengedepankan detail di setiap karyanya.  Saat ini, ia termasuk builder yang piawai membentuk plat baik material besi ataupun alumunium. Banyak dari karya-karyanya yang mengekspos detail body dengan finishing raw material.

“Alasan kami memilih dan dua builder Internasional ini untuk menjuri adalah hasil dari pembelajaran kami dari dua tahun sebelumnya yakni saat keberangkatan kami di ajang custom internasional di Jepang dan Eropa. Yang pasti, kehadiran mereka juga bisa menjadi promosi, cerita, dan kesegaran bagi mereka sendiri saat mereka kembali ke negaranya, bahwa Indonesia memiliki banyak talenta yang luar biasa,” imbuh Ferry Ariawan, sebagai Suryanation Motorland Committee.

Dua juri internasional ini akan membantu 3 juri nasioanal Suryanation dalam menentukan yang terbaik di ajang Grand Battle di Surabaya nanti, yaitu Indra Pranajaya (Razzle Dazzle Chopper Works Bandung), Bimo Hendrawan (Bimo Custombikes Jakarta) dan Lulut Wahyudi (Retro Classic Cycle Yogyakarta).

Nantinya, pemenang The Greatest Bike Suryanation Motorland 2018 akan dibawa ke event custom terbesar di Dunia yaitu Custombike-Show di Bad Selzuflen, Jerman dalam program Suryanation Motorland Goes to International Custom Show 2018. Tak hanya The Greatest Bike, motor iconic bike Suryanation Motorland 2017 garapan oleh M Yusuf Adib yang berkolaborasi dengan Kaichiroh Kurosu dari Cherrys Company Jepang dan Lulut Wahyudi juga akan turut dibawa.

Satu motor lain yang akan dibawa adalah iconic bike Suryanation Motorland 2018 berbasis Harley-Davidson Flathead tahun 1947 yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan oleh pemenang The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017 Lufti Ardika bersama dengan Committee Pick Suryanation Motorland 2017, Andhik Pratama dari Kromworks. Motor ini akan dipamerkan pertama kalinya di acara Grand Battle akhir bulan nanti di Surabaya. 

Keseruan lain yang juga bisa dinikmati adalah kegiatan Suryanation Ride yang akan melakukan perjalanan bersama dengan pemenang kuis di Instagram, Rolling Thunder mengitari kota Makassar, Games untuk komunitas, Pop Up booth oleh berbagai tenant seperti local apparel, local custom shop, F&B. Selain itu ada juga booth Tigrehood yang menjual berbagai barang seperti kaos, jaket, helm dan sarung tangan. Shaggydog dan The Changcuters juga sukses menutup battle kali ini.

Teks: Wildaf | Foto: Suryanation Motorland.