History: Scrambler Motorcycle

History: Scrambler Motorcycle

Jun 03, 2019 History

Sedikit sulit menggambarkan secara jelas apa itu scrambler. Namun satu hal yang pasti, motor ini secara spesifik dibangun untuk penggunaan off road dan jalanan. 

Beberapa informasi menyebutkan kalau para pemotor saat itu merasa tidak puas hanya ngegas di jalan raya, mereka menginginkan tantangan baru dengan riding ke kawasan pegunungan keluar dari aspal.

Tetapi yang pasti istilah “Scrambler” telah umum digunakan di Amerika sejak era 50 dan 60-an, untuk menggambarkan sebuah motor jalanan dengan potensi off-road. Namun, kata ini sebenarnya berakar pada era 1920-an, ketika para pebalap Inggris melakukan balap melintasi berbagai medan. 

Awalnya motor scrambler ditujukan untuk penggunaan di Amerika. Namun, ia juga menjadi popular di Eropa. Scrambler terus dimodifikasi hingga marak sekitaran tahun 1960-1970-an. Makannya banyak ditemukan motor-motor pabrikan yang menawarkan varian scrambler khusus untuk pasar Amerika. 

Meski tak menawarkan kecepatan, motor ini memiliki frame yang kokoh dan mesin yang tangguh. Selain visualnya yang keren, riding position juga menjadi hal yang paling popular, menjadikannya sebagai motor yang menyenangkan untuk dikendarai segala medan. Ditambah lagi, scrambler hadir dengan warna-warna cerah dan tangki bensin krom yang menambah daya tarik. Ini membuatnya dianggap seimbang dengan karakteristik Amerika dan Eropa.

Keberadaan motor scrambler semakin marak dan terus berkembang, para penikmatnya menginginkan tantangan yang lebih sampai dibuat kompetisi. Makanya banyak motor-motor yang memang secara khusus dibangun  dan  dirancang untuk ajang balap atau olahraga. 

Desain motor ini sederhana, ringan, memiliki suspensi panjang dan body yang kokoh serta ground clearance tinggi. Rata-rata sekitar 21 inci roda depan dan 18 inci pada roda belakang.

What are Dirt Bikes? 

Scrambler kerap dikaitkan dengan dirt bike. Meski secara tampilan mirip-mirip, literally mereka berbeda. Dirt bike hadir dalam berbagai dimensi sasis dan ukuran mesin untuk berbagai pengendara. Mulai dari anak-anak, orang tua, baik pemula atau profesional. Dirt bike juga bisa diklasifikasikan sebagai Enduro, Motocross, Trail, Supermoto, Dual Sport, Trials, dan Mini. Motor di genre ini paling banyak diproduksi oleh Honda, Suzuki, KTM, Kawasaki, dan Yamaha.

Scrambler dianggap sebagai motor penjelajah lawas. Selama dekade terakhir, ia sempat digantikan oleh motocross. Motor ini sering digunakan pada trek off-road pendek dan tertutup, yang menariknya, memiliki beberapa rintangan justru membuat olahraga ini semakin menyenangkan dan menantang. Kemudian trek scrambler banyak dimodifikasi untuk memenuhi trek MX sekarang yang hadir dengan banyak starter dan lompatan. Akhirnya, istilah scrambler pun seperti kembali setelah istirahat panjang. 

Bicara scrambler juga tak lepas dari Steve McQueen, sosok aktor legendaris yang juga seorang motor enthusiast sejati. McQueen memiliki sejarah panjang tentang kecintaannya pada motor. Ia seorang rider, mengikuti ajang balap, hingga memiliki koleksi lebih dari 100 motor mulai dari Husqvarna, Indian, Triumph, Norton, Honda, sampai Cyclone. 

Sebagai aktor dengan bayaran tertinggi di dunia dan the real motorcycle enthusiast, McQuuen menjadi salah satu influence terbesar pada motor berjenis ban pacul ini. Salah satu tunggangannya yang paling terkenal adalah Husqvarna 400 Cross 1970, yang ia naiki selama film “On Any Sunday” di tahun 1970. Foto McQueen yang mengendarai motor tersebut di cover majalah Sports Illustrated pada 1971, menjadi salah satu gambar sepeda motor paling dikenal sepanjang masa. 

Tampilan motor scrambler pun berubah sesuai zaman. Scrambler modern digambarkan sebagai motor dengan pipa tinggi dan MX bar. Dilengkapi ban besar atau semi-besar dengan bungkalan kembangan untuk daya cengkeram lebih baik pada permukaan tanah, lumpur, kerikil dan pasir. 

Scrambler modern memiliki travel suspensi lebih panjang untuk mengurangi efek off-road kasar. Menariknya, Triumph menjadi pabrikan motor pertama yang memperkenalkan kembali Scrambler pada tahun 2006 dan booming. Kegilaan pada scrambler menjangkit penikmat motor di seluruh dunia. Pabrikan besar lain menyusul memproduksi motor jenis ini seperti Ducati, Moto Guzzi V7, Benelli, BWM Motorrad, hingga Yamaha. 

Saat ini penggemar scrambler sudah tak terhitung jumlahnya. Mengingat jenis motor ini sangat friendly to ride, khususnya untuk jalanan di Indonesia. Genre yang disebut sebagai scrambler juga sangat popular pada skena custom. Dengan bawaan asli yang gahar, scrambler semakin mempesona dengan sentuhan tangan builder. 

Teks: Wildaf, Foto: Drivetribe.