Sekepal Aspal Indonesia Motoart Exhibition 2019

Sekepal Aspal Indonesia Motoart Exhibition 2019

Ags 05, 2019 Event

Setelah 6 tahun berturut-turut, Sekepal Aspal kembali menggelar Sekepal Aspal Indonesia Motoart Exhibition 2019 (SAIME 19) yang ke-7 Minggu (4/8/19) di Lingkar Indy Bintaro, Sektor 7 Tangerang Selatan. Gelaran tahun ini mengusung konsep yang berbeda tanpa menghilangkan roots-nya sebagai motoart exhibition.

Masih berkolabroasi dengan ONX Idea Studio untuk ketiga kalinya, pemilihan lokasi outdoor membuat perubahan konsep venue. Diferensiasi selalu jadi hal yang beda di SAIME dari event lain, mulai dari dekorasi, teknik pemajangan motor hingga artwork. 

“Dengan venue yang lebih besar, kita buat beberapa space untuk eksisbisi. Kalau biasanya pengunjung yang berkeliling untuk melihat motor, display kali ini kami

buat berbeda, beberapa motor kami display berputar jadi orang bisa melihat lebih detail,” kata Rizky Lembinc dari ONX Idea Studio.

Ada 56 motor dan 35 karya seni dari seniman-seniman multidisipliner dari Jakarta, Bandung, Jogja, Bali, dan daerah-daerah lain baik dari builder dan seniman senior maupun pelaku muda.

“Motor-motor yang kami didisplay di sini adalah invitational. Karya-karya yang dipajang di sini, memang kami kenal orangnya secara personal. Kami ingin menjaga semuanya tetap organik, dan mereka-mereka ini adalah memang orang-orang yang ‘main motor’,” kata Rizky Mandra dari Sekepal Aspal.

SAIME 7 berkolaborasi juga dengan seniman senior yang salah satu karakter ilustrasi khasnya adalah gurita dalam membuat logo SAIME 7 serta merchandise. Eddie haRA sendirimerupakan pelukis tanah air yang telah bertahun-tahun berdomisili di Basel, Swiss. Karyanya telah langganan di pameran seni internasional seperti Art Basel Week, Art Expo Malaysia, Singapore Art Week, Art Basel Hongkong, Art Stage, Biennale Jogja, Art Amsterdam.

Yang sangat berbeda pada gelaran kali ini adalah kehadiran Main Tanah hasil kolaborasi Sekepal Aspal dan dan TnT Cup. Ajang fun race flattrack memang sengaja diadakan sebagai improvisasi dari Sekepal Aspal yang ingin menghadirkan keseruan sebuah event motor dari sisi lain.

“Sebenarnya konten ini sudah terbersit dari tahun lalu hanya saja baru terlaksana sekarang. Kenapa kita gandeng TNT, karena gelaran kemarin itu lucu. Ini juga mejadi warna baru bagi pecinta balap tanah. Karena sejatinya sebagian besar dari motor mereka juga adalah motor custom yang benar-benar bisa dipakai untuk bersenang-senang menjajal sirkuit tanah,” imbuh Mandra.  “Dan seperti tujuan awal dari Sekepal Aspal itu sendiri sih, kita ada di sini untuk bersenang-senang,” imbuh Sammy Bramantyo, dari Sekepal Aspal.

Tahun ini juga untuk pertama kalinya diadakan Sekepal Aspal Ride to SAIME 19 dan sebuah lucky draw berupa Kawasaki W175 yang diundi melalui pembelian tiket. 30 tenant marketplace mulai dari apparel, riding gear, aksesoris dan foodtruck dihadirkan untuk para pengunjung menikmati gelaran acara.

Sajian musik sendiri menjadi konten yang cukup fundamental untuk sebuah event. Sejak sore hingga malam hari, pengunjung dihibur dengan penampilan dari band Teenage Death Star, Pregil, The Panturas, The Riot Cub, Jangar, dan terakhir oleh Feast yang menutup SAIME 2019.

Teks: Wildaf, Foto: Ardhy Kencana.