The Story of Norton Manx

Apr 26, 2017 Classic Bike
norton-manx-racing-11-1024x650.jpg Norton Manx dikenal sebagai salah satu motor balap Inggris yang terkenal di abad 20. Dengan mesin single silindernya, Norton Manx pernah mendominasi di ajang balap Isle of Man TT. Sejarah singkatnya, Norton membuat motor yang dispesifikasi sebagai motor balap. Pabrikan Inggris ini pertama kali menggunakan sebutan Manx pada Norton Manx Grand Prix tahun 1936. Motor ini memang didesain memiliki spek track, dengan dibekali fork teleskopik, pluger suspension di area depan dan lightweight magnesium crankcase serta box camshaft. norton-manx-racing-5.jpg norton-manx-racing-6.jpg Setelah perang dunia 2, Norton menyederhanakan namanya dari Racing Model menjadi “Manx” seperti referensi dari ajang balap tahunan, Isle of Man tersebut. Pasca perang kedua juga, Manx dibuat pertama kali pada 1946 yang sedikit dimodifikasi dengan dua kubikasi mesin, 350 cc dan 500 cc. Perbedaan paling jelas antara kedua generasi tersebut, adalah adanya fork depan teleskopik Roadholder pada model terbaru. Motor ini terus mengalami perkembangan, mulai dari penambahan twin brakes pada 1948, lalu double-overhead-camshaft cylinder head pada 1949, dan perubahan terbesar yaitu pada 1950, yang menggunakan frame Featherbed Norton yang legendaris, rancangan McCandless bersaudara. norton-manx-racing-3.jpg Featherbed ini dikembangkan oleh insinyur Rex dan Cromie McCandless, khusus untuk Norton. Part ini cukup memakan biaya produksi yang mahal pada saat itu, di mana harga baja di Inggris kala itu cukup tinggi dan sulit didapat. This new frame extended the life of the Manx right through into the early 1960s, and it wouldn’t go out of production until 1963. The tooling for the Manx would pass through the hands of Colin Seeley before ending up with John Tickle in 1969. This was the same year that a Norton Manx would take it’s last win in top flight competition – with a victory at the 1969 Yugoslavian Grand Prix. Tak sia-sia, frame barunya ini ‘memperpanjang’ kehidupa Manx hingga awal 1960-an dan tak mengeluarkan produksi baru hingga 3 tahun selanjutnya. Hingga terakhir kalinya, Norton Manx kembali berhasil mengambil kemenangan pada Yugoslavian Grand Prix 1969. norton-manx-racing-4.jpg norton-manx-racing-9.jpg John Tickle membangun Manx T5 (500cc) dan T3 (350cc) selama beberapa tahun, sampai mereka berhenti bersaing melawan kompetisi Jepang yang terus meningkat. Meski begitu, Manx kembali diproduksi dengan Street Version pada pertengahan 1990-an oleh Andy Molnar dan Steve Tonkin, yang masih tersedia untuk dijual saat ini. Motor satu ini adalah Manx 500 cc dari model 1961, yang telah memiliki DOHC cylinder head dan Featherbed frame, dan dimiliki oleh tuner sekaligus pebalap, Reg Dearden. norton-manx-racing-2.jpg Spesifikasinya meliputi titanium con-rod, ceramic-coated cylinder bore, belt primary drive, Gardner carburettor, Quaife 6-speed gearbox, Lockheed front disc brake, dan Falcon shock absorbers. Motor ini juga pernah digunakan oleh Eddie Byers pada ajang Isle of Man Classic Manx Grand Prix selama 12 tahun berturut-turut dari 1990 hingga 2000-an dengan lap tertinggi, 92.2 mph. Teks: Wildaf / Foto: Silodrome