Triumph TR6 650 cc 1968 | Not for Display Only

Triumph TR6 650 cc 1968 | Not for Display Only

Apr 11, 2019 Custom Bike

Ngomongin custom enthusiast dari beberapa zaman bisa jadi Hari Triadji salah satunya yang paling eksis dan tetap konsisten hingga saat ini. Sudah sekitar 25 tahun lalu dia terjun di dunia motoran dan enggak pernah absen.  ‘Karir’ motorannya diawali dari menjadi founder salah satu klub motor terbesar di Jakarta Blind Eagle, sampai saat ini jabatannya sebagai Direktur Utama PT Garda Andalan Selaras sebagai autorized dealer Triumph di Indonesia.

Enggak heran kalau digarasinya deretan motor deri berbagai tipe dan varian sudah menyesaki. Ada motor-motor baru sampai custom. “Sepanjang perjalanan gue main motor kira-kira ada sekitar 12 motor yang sudah dicustom, motornya datang dan pergi hanya beberapa unit saja yang masih tersipan di rumah,” ujar Harry Triadji yang akrab disapa Triwil.

Nah, kali ini Gastank Magazine berkesampatan untuk mereview motor custom terbaru miliknya dengan basic dari Triumph model unit TR6 650cc 1968. Sepertinya memilih Triumph sebagai bahan motor custom termasuk pencitraan karena berhubungan jabatannya sekarang hehehe.

“He he he sudah ketebak sama Gastank Magazine. Intinya motor custom ini Gue bisa pakai sesekali buat harian atau riding jauh juga. Trus paling penting juga bisa buat pajangan di showroom,” aku pria berkaca mata ini. 

Seluruh menggarap motor seluruhnya dikerjakan oleh Rudy Sudjono builder dari Flying Piston Garage Bandung. Tampil dengan style skinny chopper membuat motor secara kelesuruhan lebih slim dan enggak terlalu besar.

Sesuai dengan tema traditional chopper beberapa detail motor ikut disesuaikan. Seperti areal fork yang andalkan springer custom. “Knalpotnya gue tinggiin tapi gak mau terlalu tinggi banget. Udah umur juga nih makenya malu hehehe,” candanya yang mengandalkan ban depan ring 21 inchi dan belakang ring 18 inchi dari Avon.

Triwil pilih warna biru muda untuk rangka dan body biar adem katanya hehe, untuk bagian tangki model peanut diberi sedikit sentuhan pinstripe dan enggak lupa menempel emblem pabrikan motor Inggris sebagai identitas motor hehe. 

Teks: Oleb, Foto: Ramon A.W.