Yamaha Scorpio 2010, Berbagi Ego

Mar 23, 2015 Custom Bike
lead_011.jpg Ariaji Nugraha sudah lama berkeinginan memiliki motor custom dengan riding yang nyaman buat menemani aktivitas sehari-hari. Tentunya kreteria ini menuntut ubahan yang tidak berlebihan pada bagian motor. Dalam kondisi inilah sebetulnya builder dituntut untuk merealisasikan keinginan yang diminta oleh pemilik motor. Karena terkadang sulit menyatukan antara ego builder dengan desain yang diinginkan oleh pemilik motor. “Makanya builder itu harus megerti betul apa keinginan pemilik motor dan bisa mengarahkan mengenai detail ubahannya,” jelas Aya Sofia builder dari workshop Puspa Kediri Custom. unnamed3.jpg Nah, Yamaha Scorpio custom bergaya cafe racer ini merupakan buah kompromi dan kerja sama yang apik antara builder dan pemilik motor. “Jadi idealnya selama proses pengerjaan custom terjadi komunikasi yang baik,” lanjut Aya sapaan akrab builder yang buka workshop dikawasan Jati Asih, Bekasi. unnamed4.jpg Bicara detail ubahan Scorpio cafe racer ini ubahan bodinya sudah berubah total secara tersirat tampilannya mendekati Yamaha SR400. Bisa dilihat pada bagian tangki yang modelnya dibuat mirip dengan motor sport bergaya retro yang banyak beredar di Jepang. unnamed2.jpg Kelengkapan body seluruhnya terpasang meskipun sudah hasil custom seperti spatbor depan dan belakang, serta box tool kit yang mengisi pada bagian tengah motor. “Tangki dan kelengkapan bodi lainnya kita buat sendiri dengan andalkan pelat setebal 1mm,” urai Aya. Selain itu untuk ngejar tongkrongan motor retro yang ideal ubahan juga dilakukan pada bagian rangka. Subframe mulai dari bagian tengah dan belakang sudah diubah dengan mengandalkan pipa seamless diameter 26mm. unnamed5.jpg “Rangka belakang standar Scorpio masih terlalu nungging karena aslinya memang aplikasi model monoshock , kurang pas kalau dibuat model dual shock makanya perlu diubah,” lanjut Aya yang tetap mengandalkan lengan ayun bawaan motor. Untuk suspensi depan juga masih pakai standar milik motor, hanya bagian roda seperti bagian pelek yang sudah diganti dengan model aluminium produk aftermarket. Buat depan ukuran lebar pelek 18X300 dan belakang 18X3.50 yang dibungkus dengan ban berprofil klasik. unnamed1.jpg Areal mesin looknya juga ikut diolah, bagian cover mesin kanan dan kiri diberi kelir hitam dengan teknik pengecatan powder coating. "Begitu juga dengan knalpot seluruhnya dilebur kelir hitam mengejar tampilan biar lebih garang," tutup Aya. Penulis: Belo, Foto: Boyo