Yamaha XSR 155 Pickers Store | Dukung Hobi Touring ke Alam

Yamaha XSR 155 Pickers Store | Dukung Hobi Touring ke Alam

Jun 09, 2021

Hasil karya custom motor XSR 155 dari Yard Built Indonesia dapat dilihat pada event XSR 155 Motoride. Para builder program itu juga ambil bagian dalam aktivitas yang dirancang dengan konsep touring lifestyle ala XSR 155.

Yard Built Indonesia Batch 2 ini diadakan di Bandung akhir pekan lalu, Sabtu 5 Juni 2021, 4 builder Yard Built asal kota Kembang ini banyak memaparkan mengenai perkembangan modifikasi XSR 155 dan turut menikmati suasana berbeda yang didapatkan dari event XSR 155 Motoride.

Yuk kita membedah mulai dari custom Yamaha XSR 155 yang diberi julukan Overlander milik Chandra Murti yang dari awal desainnya ke arah motor-motor dual purpose. “Ubahannya sesuai dengan kebutuhan saya explore daerah pegunungan di seputar Jawa Barat yang membutuhkan motor handal buat riding,” jelas founder Pickers Store ini.

Untuk mengerjakan ubahan motornya Yamaha XSR 155 ini Chandra berkolaborasi dengan Didot builder dari Retrogrades Slaugther House. Garage yang berlokasi di  kawasan Antapani, Bandung.

Secara keseluruhan ubahan motor ini masih mengandalkan rangka dan kaki-kaki standar dari Yamaha XSR155 yang masih sangat mumpuni untuk dipakai menjelajah. Jadi Chandra hanya bermain-main pada ubahan bodynya saja.

“Seperti  tangki kita bikin menyerupai bentuk asli hanya dimensinya lebih kecil dan ramping. Jadi cover kondom tangki dan penamapung bbm dilepas, dibentuk lago dari pelat besi galvanis yang desainya mengikuti model XSR155. Ini yang membuat tampilan bagian depan motor lebih slim tetapi tidak mengurangi isi dari tampungan bahan bakarnya,” urai Chandra.

Tampilan cover body kanan dan kiri juga ikut mengalami ubahan yang modelnya dibuat menyerupai bentuk motor-motor enduro. Modelnya hampir persegi yang terpasang diatas dudukan footstep belakang.

Untuk fender belakang masih tetap mengandalkan bawaan motor yang memang tampilannya seperti buntut belakan Ducati Scrambler. Makin mirip dengan tampilan Ducati Chandra hanya mendesain ulang joknya.

“Untuk jok kita bentuk single seat. ukurannya pun kita rubah lebih pendek. covernya kita serahin ke Relax Seat Supply di Jakarta. Sedangkan  untuk fender belakang kita lapisi karbon. dan ada beberapa parts juga yg dilapisin karbon,” ujarnya.

Sedangkan buat front fender dan skid plate Chandra menggunakan bahan aluminium dengan bentuk yang menyerupai orisinal bawaan motor tapi diperkecil, sehingga kita masih bisa memakai braket atau dudukan aslinya.

Areal kemudi seperti handle bar dan raiser mengandalkan produk after market, tipe fatbar seperti yang digunakan di motor-motor enduro. Termasuk spionnya juga dipilih oleh Chandra bentuknya menyerupai motor dakkar.

“Tampilan bagian depan sedikit berbeda dengan tambahan visor lampu depan kita menggunakan acrylic dengan braket khusus yang dibuat ulang. Pengerjaan custom sport visor ini diserahkan ke Geba Parts bandung,” lanjut Chandra yang memasang engine guard menggunakan bahan material pipa dan finishingnya powder coating.

Karena memang dipakai buat menjelajah dibutuhkan bon dengan spesifikasi untuk motor dual purpose. Untuk ban menggunakan Pirelli dari Pirelli Moto Indonesia tipe MT60RS, depan 120/70 R17 dan belakang 160/60 R17.

Tinggal aksesoris tambahan untuk mendukung perjalanan, seperti untuk braket tas dan jerry can adventure dibuat menggunakan besi dan finishing powder coating. “Tas bagasinya kita produksi sendiri khusus menyesuaikan bentuk dan fungsi di motor Yamaha XSR155,” tutup Chandra yang pemilihan warna ambil dari Yamaha TENERE 600. 

Teks: Belo Foto: white fox project