Yamaha XSR155 | Handal Untuk Dua Alam

Yamaha XSR155 | Handal Untuk Dua Alam

Mei 02, 2020

Beberapa hari setelah Yamaha XSR155 yang digarap oleh garge 32 Kustom yang menjadi program Yard Built Indonesia tayang di webite Gastank Magazine , Erwan Sudiarto buildernya langsung kontak awak redaksi  bila tampilannya motornya yang bergaya urban tracker sudah dibawanya untuk main tanah dengan spek yang sudah disesuaikan.

Pastinya membuat kami makin penasaran dengan tampilannya.  Saat kami Tanya balik alasannya ternyata Erwan  sebagai buildernya gatel  juga untuk membawa motor ini buat main tanah. Sekaligus membuktikan kehandalan XSR155 dilintasan non aspal.

Jadilah XSR155 ini digelandang ke kawasan Hambalang, Bogor, Jawa Barat untuk menjajal medan off road. Lho memang part penunjang lainnya udah spek buat keluar-masuk hutan ya ?

“Jadi XSR155 Urban Tracker ini gue mau buktiin tidak hanya nyaman dan keren untuk beraktifitas diperkotaan saja. Sesekali saat pemiliknya butuh ‘udara sejuk’ juga harus siap digas keberbagai tipikal trek,” ungkap Erwan yang garagenya berlokasi di kawasan  Kemang, Jakarta Selatan.

Biar handal dipakai membelah lintasan tanah, beberapa part pada Urban Tracker ini tentunya harus disesuaikan. Seperti yang paling mendasar penggantian ban kembangan kasar big block dari Shinko yang membuat motor lebih anteng saat melintas di trek yang non aspal.

“Untuk main tanah tampilan motor sedikit berubah, bagian lampu depan tampilannya dengan andalkan style Baja yang identik dengan dua lampu bulat yang dipasang sejajar,” jelas Erwan yang mengandalkan sepasang headlamp dengan lingkaran 5,7 inchi layaknya foglamp mobil.

Nah, yang bikin keren Erwan merancang ulang dudukan lampumya. Ini membuat  tampilan motor makin garang saat melintas di trek tanah. Dudukan headlamp ini sama sekali tidak bersentuhan dengan segitiga motor.  Jadi pada bagian kanan kirinya ditopang dengan benguat dari pipa besi yang mengikat pada areal deltabox.

Seperti model ‘lampu bego’, saat setang digerakkan ke kanan dan kiri posisi head lamp tetap lurus. Sekilas tampilan dudukan head lamp ini terinspirasi dari desain Royal Enfiled Himalayan yang tentunya enggak plek-ketiplek ,tetapi sudah dikembangkan sendiri oleh Erwan.  

Kalau sudah memiliki tampilan dua alam ini sepertinya sang pemilik enggak sabar nunggu weekend buat ngegas motornya meninggalkan hiruk-pikuk perkotaan. 

Artikel: Belo  Foto: 32 Kustom