Yang Terbaik di BBQ Ride 2019 “Run to The Hills”

Yang Terbaik di BBQ Ride 2019 “Run to The Hills”

Mar 05, 2019 Event

Belasan ribu pengunjung menikmati acara BBQ Ride 2019, meski hujan mengguyur Natural Hills Cisarua Lembang, 2-3 Maret kemarin. Sebanyak 30 tenant ikut berpartisipasi di BBQ Ride 2019 termasuk 14 unit food truck untuk menjamu para pengunjung.

Disupport Eiger Riding, konten Moto Camp Out menjadi salah satu daya tarik acara BBQ Ride 2019 yang diadakan di kawasan pegunungan. Sekitar 60 tenda dipasang untuk para undangan, media dan para ambassador termasuk yang dipesan via BBQ Ride.

Dikatakan oleh Chandra Murti, founder BBQ Ride. “Sebetulnya kita biasa bikin di bulan April, cuma karena ada Pilpres jadi kita bikin maju. Tahun ini kita mengeksplor area perbukitan karena di Bandung kan banyak pegunungan juga,” jelasnya.

Sekitar 40 motor beragam aliran custom dan 12 mobil jenis sedan, wagon hingga pickup dipajang sepanjang area utama BBQ Ride 2019. Tak ketinggalan ada 11 artist yang diundang untuk memamerkan karyanya pada media helm. Kehadiran Shige Suganuma dan Wildman dari Mooneyes, serta Asep Ahmad dari Art of Speed Malaysia juga menarik perhatian di acara ini.

Tak kurang dari 17 ribu pengunjung hadir di BBQ Ride yang mengusung konsep baru ini. Mereka ingin merasakan experience langsung dan atmosfer dari event custom culturenya Bandung tersebut.

Hujan yang sempat mengguyur pun tidak dihiraukan lagi bagi penikmat musik di depan panggung yang disajikan oleh para musisi dan DJ berupa musik beraliran rock n roll era 80-90-an hingga dangdut.

BBQ Ride 2019 yang mengusung tema Run to The Hills, membuka eksibisi Scrambler Together yang diisi 20 motor jenis scrambler berbagai merek dari cc kecil hingga mesin besar. Selain itu, ada juga eksebisi motor custom dan vintage serta kategori mobil.

Sebagai salah satu sponsor, brand fashion streetwear asal Bandung FMC Speed Supply memberikan pillihannya untuk motor Scorpio custom garapan Lawless Garage Jakarta sebagai yang terbaik. Sementara brand apparel dan helm lokal asal Solo, Trooper Custom, memilih Triumph TR7 produksi 1977 garapan Axial Garage.

Di antara 40 motor display beragam aliran tersebut, Kustomfest berkesempatan memberi pick yang jatuh pada chopper berbasis H-D Sportster 2004 karya Glanet Radical Kustom asal Bandung. Sedangkan di kategori mobil, Chevrolet C10 custom milik Yandinov dari Jakarta berhasil dipilih langsung oleh Mooneyes Japan.

Teks: Wildaf, Foto: Ardhy Kencana, Jordan Haikal.