Yuk Gas! Burnout 2019 “Spirit of Legiondary”

Yuk Gas! Burnout 2019 “Spirit of Legiondary”

Sep 06, 2019 Event

Mengadopsi semangat-semangat yang ada di masa lalu, dan menuangkan semangat itu kembali di era sekarang. “Spirit of Legiondary” akan menjadi tema yang diusung oleh Burnout 2019. Event kustom kulture Kota Solo ini akan digelar Sabtu ini, (7/9) di Lapangan Kavelerie Pamedan Puro Mangkunegaran.

Spirit of Legiondary - terinspirasi dari semangat sebuah legiun yang melegenda, Legiun Mangkunegaran. Sebuah pasukan elit yang dibentuk oleh Mangkunegara II pada tahun 1808, yang terinspirasi dari pasukan modern Grande Armee, angkatan darat terkuat di dunia pada saat itu pimpinan Napoleon Bonaparte.

“Keberhasilan Legiun Mangkunegaran dalam memadukan unsur budaya luar yang diadopsikan dengan budaya lokal merupakan sebuah produk budaya yang adiluhung. Hal itu bisa merefleksikan skena kustom kultur yang berkembang pesat saat ini tanpa meninggalkan identitas budayanya. Dengan semangat tersebut kami ingin coba tuangkan dalam gelaran kali ini, agar bara dari masa lampau ini tak pernah padam,” kata Eko Sutanto, Founder Burnout.

Burnout pertama kali digelar pada tahun 2015 secara kolektif oleh pecinta klasik dan custom culture di Solo Raya. Gelaran ini menjadi ajang meet up yang bertemakan festival dan gathering untuk para komunitas pecinta otomotif, baik roda dua maupun roda empat. Dengan tetap menyuguhkan budaya heritage digabungkan dengan dunia kreatif skena kustom kultur.

Tahun ini Burnout 2019 akan mengundang lebih dari 100 komunitas mobil dan motor. Beberapa konten yang akan disuguhkan antara lain: City rolling, Motor art exhibition, art exhibition & helm Pinstripe, pin up girl, photo contest, oto bursa motor, talkshow builder, test ride, burnout time, dan masih banyak lagi.

Di Moto art exhibition dan art exbhition, Burnout 2019 juga mengundang teman-teman dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang dan kota kota lainnya di Jawa Tengah.

Sajian musik juga selalu menjadi konten yang spesial di setiap gelaran Burnout. Tahun ini, para penggerak Solo ini akan menghadirkan Tropiss, Last Car beat untuk penyuka musik-musik The beatles, Samalona, serta ‘The Godfather of Broken Heart’ - Didi Kempot.

Jangan lupa untuk bersilaturahmi ke Solo di Burnout 2019. Dengan membeli tiket seharga Rp 30 ribu, kalian juga berkesempatan untuk memenangkan lucky draw sebuah unit motor Kawasaki W175!

Teks: Wildaf, Foto: Istimewa.