Geng Motor di Selandia Baru Jaga Masjid Saat Muslim Jumatan

Geng Motor di Selandia Baru Jaga Masjid Saat Muslim Jumatan

Mar 21, 2019 Gastank Family

Dukungan kemanusiaan dilakukan oleh geng motor paling ditakuti di Selandia Baru, The Mongrel Mob, yang bersumpah akan melindungi umat Muslim di negara tersebut saat menunaikan salat Jumat. Janji tersebut diutarakan pentolan geng motor tersebut, setelah mereka turut mengecam aksi teror penembakan massal di dua masjid Distrik Christchurch, Jumat (15/3) lalu.

Dikatakan oleh Ketua Mob Waikaf Mongrel Sonny Fatu seperti dikutip dari Stuff, "kami akan mendukung dan membantu saudara Muslim kami selama mereka membutuhkan kami".

Tak hanya The Mongrel Mob, beberapa club lain seperti King Cobra dan The Black Power juga turut berpartisipasi dan telah mengontak komunitas Muslim setempat tarkait rencananya untuk ikut menjaga masjid dengan sukarela.

Presiden Asosiasi Muslim Asad Mohsin, mengatakan meski senang menerima tawaran itu, ia tetap menegaskan umat Islam di Selandia Baru tak takut terhadap teror. Bahkan, Mohsin menginginkan anggota geng motor tersebut masuk ke dalam masjid dan bergabung dengan mereka."Tidak ada ketakutan dan kami tidak takut. Mereka tidak harus berdiri di luar masjid, mereka bisa masuk ke dalam, tepat di belakang tempat khotbah, akan kami berikan kepada mereka” kata Mohsin.

Yang mengesankan, sejak peristiwa teror tersebut, banyak anggota geng motor yang setiap hari mengunjungi dan berjaga di masjid. Sabtu lalu, anggota King Cobra memberikan penghormatan pada anggota masjid Al-Masjid Al-Jamie di Ponsbony, sebuah pinggiran kota Auckland.

Keesokan harinya, anggota geng The Black Power melakukan tarian tradisional 'Haka' di luar Masjid Al-Noor di Christchurch sebagai pemghoramatan. Sementara The Mongrel Mob memberi penghormatan di berbagai lokasi di Selandia Baru. 

Teks: Wildaf, Foto: Dailymail, Business Insider.