Live The Noise | Street Best Trick BMX Competition

Live The Noise | Street Best Trick BMX Competition

Okt 05, 2020 Event

Pandemi Covid-19 tidak memupuskan harapan untuk membuat event bagi para penghobi sepeda BMX di tanah air. Seperti pada bulan lalu baru saja berlangsung kompetisi sepeda BMX berskala Nasional bertajuk “Streets Are Calling Invitational Street Best Trick BMX Competition” yang digelar oleh Live The Noise Bali.

Nah, yang bikin keren event ini dikemas oleh penyelenggaranya secara virtual. “Kita create eventnya langsung live dan untuk penonton bisa nonton live streaming lewat channel YouTube secara realtime. Jadi, kontestannya langsung memperlihatkan trik-trik terbaiknya dihadapan team juri secara langsung melalui platform 'zoom" ujar Daniel Yopy dari  Live The Noise yang mengcreate gelaran ini.

Menurut Yopy,  Live The Noise tetap ingin berkreasi dan kita tidak mau hanya diam dengan alasan pandemi atau alasan apapun. Menyuguhkan event BMX yang bisa dikatakan sebagai event terbaik bagi semua pihak, baik dari sisi packaging atau penyelenggaraan, hadiah, dan dari sisi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah serta bisa menjadi pelopor event BMX secara virtual pertama kali di Asia.

Selain itu Live To Noise ingin memberikan gairah kepada riders BMX di seluruh Indonesia dan memberikan motivasi yang positif dan sebagai salah satu jembatan antara riders BMX untuk bisa meraih prestasi ataupun konsistensi riders BMX untuk mengasah skill, urainya lagi.

Event kali ini Live The Noise langsung mengundang 16 peserta atau BMX street riders dari berbagai kota di Indonesia. Mereka berasal dari Medan, Tangerang, Jakarta, Serang, Bekasi, Depok, Yogyakarta, Bandung, Malang, Sidoarjo, Banyuwangi serta Bali.

Sedangkan untuk team juri ada 3 orang, didaulat 2 juri lokal yang juga para pelaku yang masih aktif di dunia BMX yaitu ada Iqbal Hadi Nugroho yang akrab disapa Sarkum dari Jakarta dan Wendy Purnama dari Jogjakarta.  Sedangkan 1 juri Internasional dari Malaysia Sharul Reezwan yang biasa disapa Iwan.

Ajang kompetisi ini digelar secara series yang terselenggara 4 kali live event di Youtube.

- Seri pertama pada tanggal 5 September 2020.

- Seri kedua pada tanggal 12 September 2020.

- Seri ketiga pada tanggal 9 September 2020.

- Seri Final pada tanggal 26 September 2020.

Kriteria dalam penilaian dalam kompetisi ini berupa tingkat kesulitan, konsistensi, variasi atau kreativitas, serta original trick ujar Opa sapaan akrab Yopy.

Jadi yang bikin keren acara ini, bahwa rasa adrenalin dari semua peserta tetap ada dan tingkat adrenalinnya sama seperti event secara normal/offline. 

Masing-masing street riders diberikan kesempatan untuk melakukan trik andalannya hanya 3 kali kesempatan. Dan dalam waktu yang bersamaan team juri langsung melihat dan menilai triknya.

Perbedaannya kalo biasanya event normal/offline mereka melakukan berbagai trik andalan di lokasi yang sudah disiapkan oleh pihak penyelenggara tapi pada event virtual ini semua peserta  harus mencari lokasi diwilayahnya masing-masing untuk melakukan triknya, sesuai dengan tema yang sudah ditetapkan oleh Live The Noise.

Kompetisi BMX yang diklaim kali pertama di Indonesia bahkan Asia yang digelar selama rentang waktu 1 bulan  dan melahirkan beberapa street riders sebagai juara umumnya yang memperoleh dan berhasil mengumpulkan point terbanyak selama 4 seri. 

Hasilnya dari 16 flatlander point tertinggi dicatat oleh:

Agyl asal Tangerang dengan 45 points, lalu tempat ke-2 ada Dipta dari Malang dengan 31 points, sedangkan di posisi ke-3 ditempati oleh Ade dari Serang Banten dengan 28 points. 

Mereka berhak memperoleh:

- Juara ke-1 mendapatkan uang tunai Rp 2 juta + medali dan produk dari para sponsor.

- Juara ke-2 mendpatkan uang tunai Rp 1 juta + medali dan produk dari para sponsor.

- Juara ke-3 mendpatkan uang tunai Rp 500 ribu + medali dan produk dari para sponsor.

Teks : Belo Foto: istimewa