Ban Flattrack Sudah Tersedia

Ban Flattrack Sudah Tersedia

Nov 03, 2020

Ban Flattrack Masih Import Semua

Meskipun belum semarak tetapi balap Flat tracker di tanah air sudah mulai heboh. Balap yang ngetrend di Amerika ini mengandalkan sirkuit tanah yang rata berbentuk oval, bisa jadi alternatif mainan baru dan menarik buat para custom enthusiast.

Asyiknya balap tanah flattrack ini tidak seperti motocross atau enduro yang membutuhkan lintasan luas dan handicap yang sulit. Balap ini hanya mengandalkan kelincahan pembalapnya untuk sliding saat masuk dan keluar tikungan. “Saat sliding ban belakang inilah yang seru dilihatnya seperti mobil yang sedang ngedrift,” Galih dari bengkel Axial Garage yang mulai menekuni balap ini.

Untuk ban belakang bisa ngepot atau sliding dibutuhan yang paling utama yaitu pemilihan bannya yang ideal. Karena jika pemilihan ban yang tidak tepat akan sulit bagi rider flat track ini untuk bisa sliding.

“Karena termasuk mainan baru pilihan ban yang khusus flattrack di Indonesia masih sedikit kita disini baru menyediakan 2 pilihan ada Shinko dan Dunlop,” ujar Indra Syakti, owner Neobursa salah satu gerai ban impor di bilangan Jakarta Selatan.

Nah untuk ban yang digunakan karakternya sekilas seperti ban semi off-road atau dual purpose. Tetapi Kembangan bannya sedikit berbeda profil bannya tidak terlalu kasar dan kembang bannya cenderung lebih rata.  

Untuk Dunlop yang banyak beredar di tanah air sebetulnya ban model lama yaitu tipe Dunlop K180. Ban ini di gerai Neobursa punya pilihan 120/80- 18 dan 130/80- 18, ada juga tersedia ring 19 inchi.

K180 terinspirasi dari seri balap American Flat Track, yang menjelaskan tampilan klasik dan agresif. K180 mampu di geber  kecepatan hingga 149 km/jam dan terlihat sangat cocok untuk balap flattrack vintage, atau motor flattrack dengan basic trail  special engine 450cc

Selain itu, ada juga ban flat track terbaru yang ditawarkan oleh Shinko banyak dipakai rider flattrack di Amerika. “Ban asal Korea yang lebih populer dikalangan pecinta kustom di tanah air ini juga mengeluarkan ban flattrack tipe SR267 dengan ukuran  130/80- 19 untuk depan dan SR268 140/80- 19 untuk belakang,” lanjut Indra.

Kabarnya saat mendevelop Ban Shinko SR 267/268 di ajang Flat Track ini dirancang dan diuji bersama dengan juara AMA Flat Track untuk tampil di level tertinggi balap motor lintasan oval di Amrik.

Nah, untuk harga ban-ban flattrack ini kisarannya buat Shinko di banderol Rp 3,5 jutaan sepasang sedangkan Dunlop bisa tembus sampai Rp 5 jutaan.

Silahkan Gastankers pilih mana yang cocok..?

Artikel & Foto : Fiddin