Bapak Dan Budi Berkendara

Bapak Dan Budi Berkendara

Des 24, 2019 Event

Bertepatan dengan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember lalu, beberapa penggiat motoran membuat movement yang bertajuk Bapak dan Budi Berkendara. Merupakan aktivitas riding pagi (sunmori) yang mengajak Bapak dan Anak berkendara bersama.

Jadi bertepatan dengan Hari Ibu membebastugaskan Ibu-ibu dari pekerjaan rutinnya di rumah. Di acara ini mengambil alih tugas Ibu, untuk mengajak Bapak-bapak untuk menjaga dan bermain bersama buah hatinya.

“Ini merupakan event perdana, awalnya idenya sederhana bikin riding tetapi gak sekedar riding pagi dan kumpul-kumpul aja. Kebetulan bertepatan sama Hari Ibu, jadi sekalian kita buat temanya yang nyambung,” kompak Adam Hadzig dan Andrianka mewakili teman-teman dari Lantjar Djaja yang menggarap acara ini.

Untuk gelaran pertama cukup tinggi animo teman-teman motoran yang terlibat. Tidak hanya di Jakarta saja, Bapak dan Budi Berkendara terselenggara serentak di 5 kota besar, yaitu Jakarta, Bandung, Medan, Solo dan Surabaya.

Di Jakarta, para Bapak dan Anaknya kumpul di Tigrehood Jalan Puri Sakti I No.26B, Jakarta Selatan sebagai titik startnya.  Diawali dengan riding bersama dengan rute yang dilalui antasari – SCBD – Senayan GBK – Patiunus – Blok M – ITC Fatmawati – Cipete sampai ke titik kumpul finish  Twin House di bilangan Cipete. “Kami jalan santai bareng-bareng bersama sekitar 100 pengendara yang membonceng anaknya,” ujar Andianka yang mengajak putranya Antares Bumi.

Saat tiba di Twin House dan santai untuk instirahat sejenak, beberapa kativitas games yang melibatkan orang tua dan anak (Bapak dan Budi) mulai digelar. Kegiatan interaktif yang melibatkan kerjasama dan kekompakan antara orang tua dan anak.

“Seru banget games-games ringan seperti flip botol, escape stocking, dan bola pingpong yang diikat ke pinggang sang anak, menciptakan interaksi Bapak dengan anak menjadi terjalin lebih akrab untuk bekerja sama,”  jelas Reza Firmanda dari Kickstart Caffe salah satu peserta.

Bagi anak-anak kegitan ini menjadi pembelajaran dan pengalaman seputar berkendara. Mulai dari patuh dengan rambu lalulintas sampai menghargai pngendara lainnya. “Menjadi pengalaman yang berharga buat anak-anak kita,” pungkas Galih dari Axial Garage yang mengajak 2 putrinya ikut serta.

Teks: Belo, Foto: Istimewa.