BMW R1100RT 1998 | It’s Not R9T Scrambler

BMW R1100RT 1998 | It’s Not R9T Scrambler

Jun 09, 2019 Custom Bike

BMW Motorad punya beragam tipe motor sport turing terbaik, salah satu andalannya yaitu R1100RT yang direalese 1986-2001. Besutan ini oleh Cycle World Magazine  mendapat gelar The Best Liter-Class Sport-Tourer 3 tahun berturut-turut dari pertama kali diperkenalkan 1996 – 1998.

Besutan turing yang dilengkapi fitur modern pada zamannya ini sudah berubah total di tangan Donny Permana Lenggona builder dari Hantu Laut Custom. Sosoknya sudah dibekali sebagai tunggangan scrambler yang siap melahap berbagai trek off road.

“Motor datang ke bengkel sudah dicustom, tetapi pemiliknya masih kurang sreg. Begitu gue komporin dibangun style scrambler dia langsung semangat lagi,” cerita builder yang garagenya berlokasi di kawasan Jalan H. Nawi, Jakarta Selatan ini.

Alhasil yang dipakai hanya unit mesin berikut kopel bagian belakang sebagai penerus daya penggerak roda belakang, sisanya dibuat ulang. Utamanya bagian rangka didesain ulang dengan modelnya lebih simple sampai lengan ayun yang berfungsi untuk dudukan mesin dan shock depan juga tidak dipakai lagi.

Bagian rangka mengandalkan pipa tubular yang desainnya terinspirasi dari BMW R9T, ini yang membuat sosok motor jadi berubah total, kalau frame aslinya areal bawah komster motor terlihat besar karena masih terpasang perangkat telelever suspension.

“Nah, bagian suspensi depan dengan perangkat telelever suspensionnya gue lepas, shock depan dibuat lebih simple dengan mengandalkan model upside down copotan dari Ducati,” ujar Donny.

Menurut pengalaman Donny meskipun areal telelever suspension dilepas masih aman untuk dudukan mesinnya, karena frame yang mengikat dudukan mesin cukup kuat buat menopang mesin 1100 cc ini. Ada enam titik dudukan, 4 titik menopang mesin serta 2 titik di bagian gearbox.

Untuk areal suspensi beakang tetap mengandalkan bawaan motor, hanya saja biar tampilan motor lebih kekar kaki-kaki sudah mengandalkan roda dan pelek milik BMW GS. Tentunya pemilihan kaki-kaki sangat mendukung tampilan scrambler dengan pemasangan ban dual purpose produk Heidenau ring 18 inchi untuk depan dan belakang 17 inchi.

Sisanya bagian body hanya mengandalkan tangki custom saja dibuat simpel mengikuti rangka yang difinishing cat livery khas BMW. Areal box kanan dan kiri hanya dipasang pelat untuk plate number yang dimensinya enggak seberapa besar, tujuannya untuk mengexpose areal rangka subframe.  

Teks: Yuli Haryadi, Foto: Herry Axl.