BSA C10 1946, Orisinal Sampai Catnya

Jul 02, 2015 Classic Bike
BSA-gastank-01.jpg Birmingham Small Arm (BSA) salah satu pabrikan motor asal Inggris yang beken pada zamannya, sayang produksi motornya harus terhenti pada tahun 1973. Nasib perusahaan yang awalnya memproduksi senapan angin itu tidak seberuntung pabrikan motor Inggris Triumph yang dapat melenggang sampai saat ini. Saat setelah Perang Dunia II, BSA jadi produsen sepeda motor yang support kebutuhan Kantor Pos Umum (GPO) memasok sepeda motor untuk layanan pengiriman telegram. Makanya varian yang ditawarkan saat itu termasuk banyak pilihannya, mulai dari motor berkepasitas mesin kecil seperti BSA Bantam dengan 125cc, kelas menengah yang berkapasitas 250cc, dan kelas di atas 500cc. BSA-gastank-07.jpg Nah, salah satu varian kelas menangah koleksi milik Thamrin yaitu BSA C10 diproduksi tahun 1946 ini kondisinya masih sangat utuh. “Motor ini saya dapat beberapa tahun lalu dari seorang kolektor yang tinggal di Bandung,” ujar pria yang tinggal di bilangan Ciracas, Jakarta Timur. BSA-gastank-03.jpg Saat mendapatkan motor ini kondisinya memang sangat istimewa, seluruh kelengkapan motor masih utuh dan terawat. Malah bagian catnya yang sudah mulai lusuh termakan zaman juga masih bawaan motor yang belum pernah dicat ulang sebelumnya. Areal pegapian juga masih mengandalkan tegangan 6 volt yang belum diubah menjadi 12 volt. BSA-gastank-05.jpg Memang tidak banyak restorasi yang dilakukan oleh Thamrin setelah memboyong motor ini ke rumahnya. “Saya hanya mengganti karburator dengan produk Amal yang memang bawaan motor Inggris. Sebelumnya BSA C10 ini dipasang karburator dari copotan motor Jepang,” lanjut pria yang juga sebagai kolektor motor-motor lawas. BSA-gastank-06.jpg Varian BSA C10 ini mengandalkan mesin satu silinder 250cc model sidevalve dengan girbox terpisah dan perpindahan gigi masih tiga percepatan, pertama kali dipoduksi pada 1938 dengan model rangka rigid dan fork depan model girder. Lantas pada tahun 1946 BSA C10 banyak menngalami perubahan, meskipun rangka belakang masih rigid, tetapi areal sokbreker depan sudah berubah dengan memasang model teleskopik yang membuat lebih nyaman dikendarai. Namun bagian mesin dan girbox belum berubah tetap andalkan 3 pecepatan. BSA-gastank-04.jpg Pada 1951 ubahan pada rangka belakang mulai dilakukan, bagian belakang sudah tersemat suspensi model plunger dan girbox sudah diganti dengan empat kecepatan. Revisi utama berikutnya terjadi untuk 1954 ketika sistem pengapian mengadopsi alternator yang variannya berubah menjadi BSA C10L. BSA-gastank-02.jpg Tidak sampai disini varian BSA C series terus berkembang berlanjut beberapa model seperti BSA C11 dan BSA C12. Untuk model C12 terakhir diproduksi 1958 dengan berbagai ubahan yang menyesuikan dengan perkembangan teknologi saat itu. Penulis & Foto: Olebelo