Chopper Bonneville T120R 1972

Chopper Bonneville T120R 1972

Mei 02, 2019 Custom Bike

Pitstop Motor Werk yang berlokasi di Sukoharjo Jawa Tengah kerap menggarap motor lawas, salah satunya Triumph T120R lansiran 1972 ini. Bonneville T120R ini sebenarnya kurang begitu terkenal. Tipe ini merupakan versi ekspor dari motor basik dan sempat dicap sebagai 'Bonneville Speedmaster' oleh dealer di AS.

Agung, sebagai buildernya membangun motor tua milik Heru ini dengan style sederhana namun menarik. Awal mulanya sendiri, Agung yang memiliki pengalaman bermotor sekitar 20 tahun ini kerap dipanggil oleh teman-temannya untuk memperbaiki motor mereka akhirnya memberanikan diri untuk membuka bengkel. “Saya buka bengkel sebenarnya sudah lama. Tapi kalau nama Pitstop sendiri baru ke public 7 tahun lalu. Bersama 2 orang tim lain, saya melakukan engine rebuild, custom dan restorasi,” cerita Agung.

Terdiri dari tim kecil, ini tak mempengaruhi kualitas pengerjaan. Jika dilihat dari bentukan aslinya motor ini sudah sangat jauh berubah. Tangkinya sekarang dibuat lebih kecil dengan handle lebih tinggi seperti kebanyakan motor-motor chopper lain.

Menurut penuturan Agung, populasi Triumph lawas di Indonesia cukup mudah ditemukan, terutama di Pulau Jawa. “Mesin motor ini kita dapat import dari Amerika. Tapi kalau penjualnya sih banyak di sini terutama di Pulau Jawa,” imbuhnya.

Seperti kebanyakan builder lainnya, bagian body ia bangun dengan style minimalist chopper. Frame cradle tubularnya itu mengapit mesin twin parallel 649ccnya. Karena mesin tua, beberapa partsnya pun tetap ada yang diganti baru. Seperti pushrod, klep, plat kopling, serta sistem pengapiannya yang dirubah ke CDI.

Dua pipa tegak lurus sebagai knalpot yang diposisikan di bagian atas dan bawah. Sementara fork depan mengambil dari Kawasaki Ninja 250. Sisi depan mengaplikasi handlehandmade model Z bar yang diterapkan dengan headlamp Bosch. Bodyworknya dikerjakan dengan halus mulai dari area tangki model peanut hingga spatbor dengan laburan cat abu-abu oleh tangan Danny ‘Hacka’.

Yang menarik, Agung mempertahankan rem tradisional. T120R yang awalnya menggunakan drum, kini dipasang dengan rakitan milik BSA A65 di area depan dan unit Ariel NH350 vintage di sisi belakang.

Velg depan telah naik menjadi 21 inchi dari ukuran aslinya, sementara bagian belakang tetap sama yakni 18 inchi dengan balutan ban Swallow dan Unily, merek yang populer di Asia Tenggara yang menjual sebagian besar ban berpola vintage.

Teks: Wildaf, Foto: Ardhy Kencana.