Dip ‘N Drag | Persatukan Seniman Lintas Generasi

Dip ‘N Drag | Persatukan Seniman Lintas Generasi

Apr 08, 2019 Event

Para pelaku industri kreatif di Bandung terus mengokohkan skena custom di kotanya. Mereka semakin guyub dan senang berbaur di satu event. Kali ini, salah satu pionir pinstripe - Fahmi ‘Freeflow’ mempersembahkan Dip ‘N Drag, sebuah acara yang menghadirkan 17 artist pinstripe, painter, hand painter, letterhead, designer dan illustrator, berpesta membuat karya bersama.

Acara digelar hari Sabtu, 6 April 2019 di Royal Queen Store Bandung itu sudah dimulai sejak jam 10 pagi. Kegiatannya yaitu kolaborasi artist yang unjuk skill di masing-masing bidang serta adanya talkshow spesial. 

“Latar belakangnya saya melihat kawan-kawan yang seprofesi di Bandung ini banyak sekali. Mereka ini punya potensi. Akhirnya saya punya inisiatif ingin mengangkat mereka untuk lebih bisa dilihat lagi oleh komunitas di Bandung karena senimannya itu bukan kita-kita aja,” buka Fahmi. 

Menariknya acara ini mempertemukan lintas generasi seniman. Fahmi menghadirkan narasumber dari orang-orang se-angkatannya yang tak lain para senior seniman muda di era millennial ini. Mereka adalah Dodi Nursaiman (mewakili sisi akademisi), Erwin Bullhead (seniman/designer dan pencipta logo Bikers Brotherhood), Erwin (founder Kaligrafina) dan Lucky (Lucas and Sons, cofounder Unkle 347).

“Masa-masa angkatan saya dan sekarang itu kan jauh berbeda. Saya sengaja mengajak mereka yang konsisten di bidangnya ini untuk datang dan berbagi cerita agar bisa jadi motivasi juga untuk yang muda-muda ini. Kebetulan di sini kita nggak ada gap-gapan antar angkatan, semuanya saling support,” imbuh Fahmi.

Dip and Drag 2019 juga dibuat sebagai event pengantar untuk acara besar mereka nanti yakni “Conspiracy” yang akan digelar mendekati akhir tahun ini.

“Ini merupakan langkah pertama untuk event besar kita nanti. Sekarang kan baru ada 17 seniman, next ruang lingkupnya akan lebih luas lagi, karena yang akan datang bukan hanya orang yang naik motor atau mobil aja, tapi juga mereka yang punya antusias dengan kultur dan gaya hidupnya,” pungkas Fahmi.

Teks: Wildaf, Foto: Herry Axl, Hendra.