Good Condition I Representing Its Products

Jul 03, 2017 Goods
DSC02794-1024x683.jpg Good Condition, brand asal Yogyakarta ini digagas oleh Sobfan Srewi Handoko dan Lucky Handayaningsih.  Keduanya mengonsep produk dengan gaya klasik yang mengandalkan bahan dari kulit sapi asli yang semua dikerjakan oleh pengrajin Jogja. Genre custom dipilih yang memang sejiwa dengan custom scene. Di awal kemunculan penjualan pun tak langsung ramai, seiring makin berkembangnya custom scene, kualitas selalu ditingkatkan.Sobfan dan Ucik memiliki prinsip untuk mengutamakan kualitas dalam membuat produk-produknya. Dimulai dari pemilihan bahan hingga detail seperti jahitannya. DSC01982-1024x683.jpg “Untuk menjaga kualitas itu butuh perhatian lebih dari kami. Setiap selesai produksi, tim kami selalu melakukan pengecekan ulang sebelum dipasarkan. Kami berkeinginan besar untuk selalu menunjukan tinggi image, bahwa Good Condition termasuk produk lokal dengan harga terjangkau, namun kualitasnya sekelas produk export,” terang Ucik yang merintis brand Good Condition sejak 2015 lalu. Penamaan Good Condition ini juga bukan tanpa tujuan, di balik namanya, terselip pesan jika jika produk-produk yang dijualnya selalu dalam keadaan baik. “Sebenarnya dari nama itu, kami ingin memberikan kesan bahwa produk kita memang selalu dalam keadaan "good condition" atau dalam kondisi yang baik. Jadi dapat dikatakan bahwa nama yang kami berikan ini mewakili produk yang kami jual,” tutupnya. Selain di Jogja, produk ini juga bisa ditemukan di Tigre dan Balad Industri Jakarta. @good.condition Teks: Wilda / Foto: Herry Axl