Kawasaki Gelar Family Ride ke Bima

Kawasaki Gelar Family Ride ke Bima

Ags 29, 2019 Gastank Family

PT. Duta Intika (PT.DI) selaku main dealer Kawasaki untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat menantang komunitas pengguna Kawasaki di wilayah Bali, Lombok dan Surabaya. Yakni menggiring mereka untuk menaklukan rute Denpasar menuju titik nol km di Sape, sekalian grand opening Dealer terbaru mereka di Bima, Nusa Tenggara Barat.

Tantangan ini direspon langsung oleh para penunggang Kawasaki. Tak tanggung-tanggung, ada lebih dari 70 peserta dari beberapa komunitas bergabung di event yang digelar dari 22- 25 Agustus 2019 tersebut.

“Akhirnya Kawasaki Bali bangkit dari tidur panjangnya. Mestinya sering diadakan acara seperti ini, terakhir sekitar 2013 lalu nih,” ungkap Mang Chues dari komunitas Moto X Bali.

Perjalanan dimulai dari markas PT. DI di Jl. Teuku Umar Barat No. 999, Denpasar Bali pada Kamis (22/8/2019 ). Perjalanan dimulai dari pukul 23.00 WITA menuju pelabuhan Padang Bai, yang terletak di ujung timur Pulau Dewata. Jarak dari Denpasar menuju pelabuhan Padang Bai biasa ditempuh dalam waktu 1 jam untuk sekitar sekitar 40 km.

Start dipilih larut malam karena penyeberangan dari Padang Bai menuju pelabuhan Lembar, Lombok Barat menempuh waktu antara 4 sampai 5 jam tergantung ombak, dan untuk menghindari rasa bosan di Kapal biar langsung bisa beristirahat dan ketika bangun sudah sampai Lembar.

Perjalanan berikutnya dari Lembar menuju Kota Mataram untuk menikmati sarapan pagi di Dealer Kawasaki Duta Intika Mataram. Kemudian perjalanan berlanjut ke pelabuhan penyeberangan Kayangan Lombok Timur yang ditempuh sekitar 1 jam 30 menit. Dan penyebrangan dari Pelabuhan Kayangan menuju ke pelabuhan Poto Tano memakan waktu kurang lebih sama.

Mendarat di Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa Barat perjalanan berlanjut menuju Bima. Perjalanan ini cukup menantang, sebab menempuh jarak sampai 400 km lebih dan tidak semua wilayah terdapat SPBU.

Memasuki wilayah Sumbawa, jalanan yang disajikan sangat menantang, ada trek lurus panjang dan belokan dengan aspal yang sangat mulus. Namun waspada terhadap hewan ternak, jalanan yang mulus dan menantang buka gas bukan berarti aman terhadap binatang yang melintas. Di sini tim sempat membesut Kawasaki Z250 hingga kecepatan 175 km/jam. Kombinasi belokan dengan aspal mulus dan pemandangan bagus dihidangkan sepanjang perjalanan hingga Bima. 

Dari pelabuhan Poto Tano menuju Bima memakan waktu perjalanan hingga 6 jam lebih. Sesampainya di Bima, rombongan menginap satu malam dan keesokan harinya rombongan menuju titik nol km Sape dengan jarak 60 km.

Sesampainya di Titik Nol para peserta berfoto ria. “Titik Nol Sape dibuat berdasarkan inisiatif komunitas di Bima, dan sekarang menjadi destinasi para penggila touring untuk selfie di sini sebagai simbol,” ungkap Rizky Adeyosi dari Kawasaki Rider Bima (KRB).

Dari Sape rombongan kembali menuju Bima untuk menghadiri pembukaan Dealer Kawasaki Bima, CV. Royal Community Moto ( CV.RCM ). Ronny selaku pemilik dari RCM menyambut hangat rombongan. “Sebenarnya kita sudah berjalan hampir dua tahun, namun baru hari ini kita melakukan grand opening“ papar Ronny. 

Setelah santap siang, rombongan kembali ke Denpasar. Tak terasa hampir 1200 km pulang-pergi untuk jarak tempuh ke Bima.

Teks: Wildaf, Foto: Istimewa.