Kawasaki W175 | Hadiah Ultah Pernikahan JABAR 1

Kawasaki W175 | Hadiah Ultah Pernikahan JABAR 1

Jan 04, 2021

Kalau ditanya siapa istri paling beruntung versi anak motor pada awal tahun 2021 ini jawabnnya pasti Atalia Praratya, istri tercinta dari Ridwan Kamil (RK) yang saat ini menjabat sebagai Jabar 1. Mendapat kejutan dari RK hadiah ulang tahun berupa satu unit motor yang sudah full custom.

Seperti yang diposting di Instagram RK pada 2 Desember 2021, ada foto-foto serah terima motor kepada sang istri tercinta yang dilakukan di Gedung Sate.

Nah, untuk menyukseskan kejutan dari RK ini sebetulnya ada beberapa teman motoran  yang support.  Seperti  sang builder Franky Mori Astorianto dari Yasashii yang berkolaborasi dengan Toro Priant sebagai desainer yang mendesain awal konsep ubahan motor.  

“Sebetunya motor ini kita kejakan dari 2 bulan lalu yang memang diorder khusus dari Kang Emil dengan konsep bobber dan warna putihnya,” jelas Franky yang garagenya berlokasi di Ciatel, Bandung. 

Sebelum menggarap motor dibuatlah desain 3 dimensi yang dikerjakan oleh Toro Priant. “Secara garis besar konsep dan brief yang di sampaikan kepada sang Builder sudah sangat jelas, maka akhirnya berdiskusi bareng Gue buat wujudin motor  yang special ini udah nggak pake lama lagi, total semingguan kita rampungkan designnya dengan beberapa kritikal parts yang menjadi alternatif  dan variant pada isi proposalnya,” ujar Toro dari Supido Engine .

Seperti yang diceritakan oleh Franky, konsep bobber datang langsung dari Ownernya “Kang Emil” dengan karakternya yang khas yakni single seater, kemudian seperti penggunaan warna dan parts lainnya yang kita sesuaikan dengan konsepnya yaitu “Classy Bobber”.

Motor custom ini memang di tujukan khusus untuk istri tercinta Teteh Atalia sebagai sebuah kado istimewa. “Nah baru ketahuan pas di akhir serah terima bahwa ini adalah hadiah ulang tahun pernikahan yang ke 24 ternyata *so sweet banget ya,” lanjut Franky.

Bicara soal desain bagi Toro yang paling ketara karakternya  berbeda dari bobber yang lainnya. Cukup menantang saat pengerjaanya desainnya karena pada dasarnya selama ini dirinya belum pernah aja bikin motor custom untuk perempuan. “Hahahahaha... yang jelas ini tuh ngga boleh terlalu gahar atau sangar dengan kata lain sisi maskulinnya harus di kikis Bro,” jelas Toro lagi.

Untuk pengerjaan chassis oleh  Franky banyak bermain pada sektor sub frame, karena secara garis besar baik ergonomi, wheel base, dan rake enggak terlalu banyak berubah, jelas sudah sesuai dengan yang dibutuhkan. Kesan motor klasiknya harus berasa banget jadi framenya juga harus mengikuti agar design menjadi blend in.

Model jok single seatter yang tepasang di subframe yang sudah berubah lebih simple. Cover bagian tengah desainnya juga ikut berubah, menyesuaikan lekukan framenya.

Kemudian bagian kaki-kaki mengikuti konsep bobber dipilih ukuran yang sama pakai velg ring 18 inchi dengan dibalut ban white wall mengejar tampilan classic.  “Pakai velg lebar 2.50 untuk depan dan belakang,” lanjut Franky yang mengerjakan motor ini selama 2,5 bulan.

“Hingga pada akhirnya di penghujung tahun dan serah terima, lega rasanya motor bisa diterima dengan baik dan hasil yang memuaskan, bener2 penutup akhir taun yang sangat aduhai sekali,” kompak Franky dan Toro.

Teks: Belo Foto : Ukyhaydir, Yasashii Garage