Primitive Garage | Builder yang Doyan Rakit Diecast

Jul 19, 2017 Goods
Sandy-008-1-of-1-1024x890.jpg Buah dari ketekunan yang dilakoni Sandy Widodo bisa mendatangkan rejeki. Dirinya telah mulai mengumpulkan miniatur motor sejak SMP. Saat itu koleksinya mayoritas motor-motor Ducati. Bosan dengan bentuk aslinya, Sandy mulai mengutak-atik bentuknya. Awalnya kegiatan ini dilakukan untuk mengisi waktu senggangnya. Setelah jadi, karyanya mulai diposting melalui akun media sosialnya. Tak disangka responnya luar biasa, beberapa pesanan justru datang dari kalangan builder antara lain, Glinding Kustom, Minority Custom, hingga Yaya Queenlekha Choppers. Sandy-002-1-of-1-1024x683.jpg Sandy pun memutuskan untuk serius mengerjakan pesanan. Awalnya Sandy hanya mengandalkan alat-alat seadanya, karena pesanan sampai waiting list, sedikit demi sedikit kebutuhan alat pun dipenuhinya. Terutama  untuk mengerjakan detail motor, sebab tak jarang si pengorder justru pesan mirip dengan bentuk asli motornya. Nah untuk itu banyak sudah diecast yang sudah diacak-acak demi kemiripan bentuk contohnya seperti motor-motor dari Kick Ass Chopper, Kedux Garage, dan masih waiting list Mat pelor by Flying Piston Garage. Dari bentuk asli pabrikan die cast beberapa part seperti gastank, mesin, velg dan ban diambil, dibuatkan rangka baru, kemudian dirakit jadi bentuk baru. Saat berkunjung ke studionya Primitive Garage, Jl. Raya Tembokrejo No. 88 Muncar, Banyuwangi, banyak printilan part die cast yang di mata Sandy sangat berharga. Sandy-006-1-of-1-1024x683.jpg Sandy-005-1-of-1-1024x683.jpg Sandy-007-1-of-1-1024x682.jpg Untuk membentuk sasis, Sandy menggunakan tembaga berbagai ukuran. Untuk satu model Sandy dapat menyelesaikan dalam 2 minggu, maklum di siang hari ia harus mengelola Primitive Garage. Kebetulan juga dirinya suka mengkastem motor beneran, dan sudah punya banyak pelanggan. So kegiatan meracik diecast dilakoni sendiri untuk melawati malam. “Kalau dilakukan bareng dengan mengcustom motor beneran mood saya suka terganggu, karena harus memikirkan dua hal,” jelas pria lulusan Widya Mandala Surabaya. Sandy-003-1-of-1-1024x683.jpg Sandy-001-1-of-1-1024x683.jpg Sandy lebih senang mengunakan diecast daripada mock kit, menurutnya mock kit ringkih sehingga takut kualitasnya kurang baik. So untuk mengerjakan pesanan, Sandy hunting dari beberapa kota besar. Harga satu karya diecast berukuran 1:18, start dari Rp 800 ribu rupiah tergantung tingkat kesulitan. Buat yang pengen kepoin karya Sandy, cek sosmednya @primitive_garage. Teks & Foto : Uky Basuki