Royal Enfield Indonesia Hadirkan Varian Lain Classic Berlabel ‘Pegasus’

Royal Enfield Indonesia Hadirkan Varian Lain Classic Berlabel ‘Pegasus’

Nov 15, 2018 New Bike

Terinspirasi dari warisan Royal Enfield yang dikenal sejak dulu dalam menciptakan sebuah mesin yang tak lekang oleh waktu. Royal Enfield Indonesia melalui PT Distributor Motor Indonesia sebagai salah satu dealer Royal Enfield menghadirkan Royal Enfield Classic ‘Pegasus’. Motor bersejarah untuk mengenang Royal Enfield RE/WD 125 ‘Flying Flea’ ini hanya diproduksi secara terbatas sebanyak 1000 unit di seluruh dunia sementara di Indonesia motor ini hanya tersedia sebanyak 40 unit.

Royal Enfield Classic ‘Pegasus’ tersedia dengan dua pilihan warna yaitu hijau dan coklat. 25 unit yang tersedia memiliki pilihan warna hijau sementara sisanya berwarna coklat. Ekslusif motor Royal Enfield Classic ‘Pegasus’ ini terlihat dengan adanya double sidebag dan juga logo ‘Pegasus’ yang melekat pada tangki bensinnya. Ikonik serial number di bagian tangki menambah nilai sejarah dari ‘Flying Flea’.

“Motor ini dikenal dengan ketangguhannya dan juga mampu melintasi medan jalan yang berat. Kita tahu ada banyak sejarahwan yang mengakui perang Dunia kedua saat itu merupakan perang yang panjang dan sosok motor di era itu hanya Royal Enfield,” ujar Irvino Edwardly Country Manager Indonesia

Senada dengan Irvino, Ade Sulistioputra Managing Director PT Distributor Motor Indonesia sebagai dealer resmi Royal Enfield di Indonesia menambahkan jika saat ini Royal Enfield memiliki customer yang loyal dan juga classic enthusiast

“Basic Royal Enfield Classic saat ini memang menjadi backbone Royal Enfield di Indonesia sejak pertama kalinya kita hadir. Motor bergaya milter dengan kapasitas 350 dan 500 menjadi best saller selain tipe yang lain termasuk Himalayan yang juga baru kita rilis beberapa waktu lalu. Kita optimis kalau Royal Enfield Classic ‘Pegasus’ akan menjadi pilihan bagi konsumen loyal kita,” tambahnya.

Melihat sejarahnya, motor ini sudah dikenal tangguh di segala medan, Royal Enfield mengklaim jika motor ini juga membantu para tentara dari resimen terjun payung di era perang dunia kedua sebagai moda transportasi selain truck saat itu. Kedua motor ini dibanderol seharga Rp. 109.900.000,- on the road.

Teks: Andhika | Foto: Istimewa.