'Shirubahoku' Persembahan Joyride Bali

'Shirubahoku' Persembahan Joyride Bali

Jun 16, 2020

Kalo kita serch di laman goggle, motor lokal yang paling banyak dicustom dengan tampilan street tracker apa yang muncul ? Boleh cek sendiri deh, ternyata motor dengan basic Yamaha Scorpio Z atau yang punya sebutan SX225 cukup banyak fotonya yang muncul.

Salah satunya yang terbaru foto motor hasil Yamaha Scorpio Z hasil racikan Geri Centura dari workshop Joyride yang berlokasi di Bali.

Namun yang spesial untuk tampil di website Gastank Magazine, Geri memang niat foto ulang motor hasil garapannya ini. “Jadi foto ini memang saya dedikasi 

Eksklusif untuk Gastank Magazine,” ujar builder muda ini.

Untuk melakukan proses foto yang dilakukan di studio ini geri dibantu oleh kawannya fotografer  bule James Bruce. Karya-karya foto motoran lainnya, bisa langsung cek di instagramnya @jamesbrucephoto .

Oh ya, sebetulnya ada beberapa alasan Yamaha Scorpio lebih cocok dan banyak diminati untuk tampilan street tracker. Salah satunya adalah Scorpio ini basic mesinnya diambil dari motor trail adventure Yamaha Serow yang dikembang sebagai motor jalannya raya menjadi Yamaha Scrorpio untuk pasar di Indonesia yang mengaspal pada 2002.

Yamaha Serow atau Yamaha XT225, merupakan motor jenis dual purpose  yang diproduksi oleh Yamaha dari tahun 1986 hingga 2007, lalu produksi XT225 digantikan oleh XT250.

Model mesin yang mirip dengan Scorpio juga terpasang di motor-motor JDM (Japan Domestic Market) seperti Yamaha Tricker 250. Konsepnya hadir di ajang Tokyo Motor Show 2001. Motor yang tampiannya street tracker ini terinspirasi dari X-Games urban atau olahraga ekstrim perkotaan, seperti freestyle BMX dan skateboard.

Meskipun di tanah air Yamaha Scorpio Z sudah tidak diproduksi pada 2015 lalu, Tetapi model engine motor ini masih tetap dipakai untuk motor terbaru.  Sosoknya pada motor model adventure dua purpose Yamaha XT250 keluaran 2020.

Nah, balik ke ubahan motor 'Shirubahoku' yang jadi sebutan motor karya Geri ini digarap lantaran terinspirasi dari salah satu serial kartun Jepang Shirubahoku yang artinya silverhawk.

Sesuai tampilan stret tracker kaki-kaki dibuat lebih kekar dengan  suspensi depan  model upside down. Ubahannya diikuti juga dengan aplikasi sepasang roda dengan lingkar velg lebih lebar yang masih mengandalkan velg ring 18 inchi.

“Handlinya saya buat lebih tegap lewat penggantian setang Scorpio dengan Fatbar ProTaper lengkap dengan handlebar pad yang saya desain sendiri,” ujar builder ramah ini.

Saat menengok bagian depan motor tampilannya terlihat fiuturistik setelah terpasang lampu model proyektor  headlamp LED yang tersusun vertikal. Headlamp dan breketnya mengingatkan pada sosok motor yang saat itu dijual oleh PT Minerva Motor Indonesia yaitu Sachs MadAss 125.

Untuk frame utama masih mengandalkan bawaan motor, cuma agar body belakang lebih simple bagian subframe sudah mengalami rombakan. Bersanding dengan tangki custom hasil garapan Joyride.

“Agar lebih agresif performance mesin sudah kita setting ulang. Memperbesar kapasitas mesin dengan melakuakan bore-up, ditambah upgrage  kopling 6 per dan suplay bahan bakar lebih maksimal dengan  kabrurator model PWK. Tenaganya makin serponsip saat dipasang muffler motocross,” tutup Geri yang finishing diberi kelir silver di seluruh bodi dan rangkanya.

Oh ya, teman-teman builder yang punya motor custom boleh juga lho kirim atau share hasil foto terbaiknya untuk diulas di web Gastank Magazine. Langsung aja email ke info@gastankmagazine.com.

 Teks: Belo Foto: @jamesbrucephoto