The Only One Ever Made - Triumph TS8-1 Prototype 1981

The Only One Ever Made - Triumph TS8-1 Prototype 1981

Okt 15, 2019 Classic Bike

Triumph Motorcycle telah merilis banyak model untuk tipe touring dan adventure. Salah satu besutan pertama di lini motor touring adalah Triumph TS8-1 Prototype pada tahun 1981. Yup, sebuah prototype yang dirilis sebagai upaya terakhir dari pabrikan Inggris tersebut untuk bersaing dengan BMW R100RT.

Triumph telah melahirkan banyak sepeda motor paling terkenal sepanjang sejarah sepeda motor, tapi TS8-1 Prototype satu ini menjadi misteri bagi hampir semua orang. Alasannya bisa jadi karena prototype ini adalah satu-satunya yang pernah dibuat, ditambah fakta jika motor ini belum pernah diuji riding oleh majalah sepeda motor manapun.

BMW R100RT sendiri dirilis pada akhir 1970-an dibekali mesin twin cylinder pushrod horizontal, berpendingin udara, yang hanya memiliki kapasitas 1.000 cc. Framenya  telah diperkuat dengan tambahan full fairing baru dan optional pannier cases.

Saat itu para eksekutif Triumph amat tertarik dengan R100RT yang merupakan sesama pabrikan Eropa. Pada dekade yang sama yaitu sekitar akhir 1970-an, Jepang sedang menjadi ‘raja dunia’ yang menjual motor yang lebih murah dengan fitur-fitur canggih seperti overhead cams dan tidak ada kebocoran minyak. Di masa itu, motor-motor tua dari pabrikan Eropa dan Amerika kalah dan banyak dari mereka yang bangkrut karena merosotnya penjualan.

Nah, apa yang mungkin direpresentasikan oleh R100RT untuk Triumph adalah sebuah kesempatan untuk menjual beberapa sepeda motor tanpa mengembangkan mesin baru, gearbox, rangka dan lainnya. Sementara projek untuk membangun Prototipe TS8-1 sendiri mencakup serangkaian upgrade, terutama 8-valve head Weslake dalam mesin parallel twinnya. Head ini awalnya telah dikembangkan untuk aplikasi balap, namun Triumph menganggapnya sebagai cara untuk meningkatkan kinerja mesin tanpa perlu merekayasa ulang apapun secara signifikan.

c-triumph.png

Full fairing customnya didesain oleh Ian Dyson. Gaya seperti ini dianggap canggih di awal 1980-an. Windshieldnya desain perspex tiga sudut, dengan ada windowlet perspex berwarna di sisi kanan dan twin headlamp persegi panjang yang nampak modern. Fuel tank cover adalah salah satu bagian yang menggabungkan side cover dan penutup belakang. Semua bodywork berwarna hitam dengan garis-garis oranye dan merah dengan aksen emas.

Prototipe ini pertama kali ditampilkan pada publik di Earls Court Motor Show di London. F.Y.I., Triumph membutuhkan setidaknya 50 pesanan motor untuk bisa menjalankan limited productionnya. Sayangnya meskipun sudah masuk beberapa pesanan, namun jumlahnya takmencukupi sehingga TS8-1 tidak pernah diproduksi.

Kurangnya order ini mungkin sebagian disebabkan oleh perselisihan dan mogok kerja dari para buruh yang terjadi di pabrik Triumph hingga menurunkan kepercayaan konsumen, plus massivenya sepeda motor Jepang yang murah pada masa itu.

Untungnya satu-satunya Prototipe Triumph TS8-1 ini tidak dilenyapkan, karena banyaknya prototipe pabrik pada saat itu. Motor ini dibeli oleh Bill Crosby dan dipajang di London Motorcycle Museum. Kerennya lagi, motor ini hanya punya 1 mil asli yang ditunjukkan dari odometernya.

Bonham yang merupakan rumah lelang internasional akan melelang TS8-1 ini di Autumn Stafford Sale pada 19 Oktober 2019 nanti, dengan nilai estimasi £ 8.000 - £ 14.000 atau sekitar Rp 140,000,000 - 250,000,000.

 Teks: Wildaf, Foto: Bonhams.