The Wicked Wallop 5 | Yoesbrushead Tattoo Sabet Berbagai Gelar

The Wicked Wallop 5 | Yoesbrushead Tattoo Sabet Berbagai Gelar

Jan 12, 2020

Para penggiat custom di tanah air tidak hanya berkarya dan mencari pasar di negeri sendiri. Negara-negara tetangga seputar Asean terbuka menjadi peluang untuk melebarkan ‘market’. 

Seperti yang baru saja buktikan oleh Yoesafat Anggoro painter dari Yoesbrushead Tattoo yang karyanya lewat hasil racikan painting di motor H-D Road King mendapat apresiasi tertinggi pada event motoran terbesar di Singapura The Wicked Wallop ke 5 yang berlangsung Carros Center 60 Jalam Lam Huat, Singapore pada Sabtu, 10 Januari 2020 lalu. 

Datang dari Solo, Jawa Tengah Yoes berkolaborasi dengan builder lokal Singapura Matiew dari Garahe Vicious Cycles. “Style motor H-D ini diminta sama pemiliknya Deep bergaya Chicano, makanya buat paintingnya diselaraskan dengan style itu,” ujar Yoes sapaan akrab Yoessafat Anggoro. 

Tampil di arena Custombike Show The Wicked Wallop, motor hasil painting Yoes ini bersaing dengan puluhan motor lainnya hasil karya builder Singapura dan Malaysia. 

Hasilnya sangat menbanggakan, karya artworker dari Indonesia ini berhasil meraih beberapa apresiasi. Mendapat kategori terbaik Bast Paint, Best Show Shine, Kustomfet Pick, dan sukses menyabet gelar tertinggi Best in show. 

H-D Road King dengan Chicano Style ini seluruh paintingnya di kerjakan oleh Yoes dari proses awal. “Saya ke Singapura 3 minggu sebelum event The Wicked Wallop berlangsung,” ujar Yoes yang mengatakan kalau di tahun 2019 lalu dia beberapa kali terbang ke Singapura untuk menggarap project painting di sana. 

Ternyata tidah hanya satu motor H-D Road King saja yang ikut ajang Custombike Show, ada satu lagi motor BMW R1100GS yang paintingnya digarap oleh Yoes berhasil mendapat dua gelar Best Tracker and Best Undefinable juga hasil garapan Matiew dari Viscious Cycles dengan pemilinya Terrance. 

Kali ini Yoes juga membawa sedepa custom lowrider untuk tampil ikutan ajang contest. “Sengaja aku bawa dari Indonesia buat ikutan contest pemilik sepedq ini masih teman dan kebetulan aku yang ngecet. Akhirnya kesampean juga bawa sepeda buat ikut kontes,” bangganya yang karyanya ini berhasil meraih gelar Best custom bicycle. 

Sebetulnya apa yang sudah dilakukan oleh Yoes untuk melebarkan sayap menjaring pasar global sudah dilakukan juga oleh beberapa painter di tanah air. Seperti Fahmi Freeflow yang sudah me jelajah ke berbagai negara lalu ada juga painter muda lainnya Dany Hacka dan Rio dari Bronx Custompaint yang sudah merasakan menetap menjadi painter andalan pada sebuah workshop di Malaysia. 

Think Global !

Teks: Belo Foto: Istimewa