Trisula Craft | Original ‘Pemanis’ Buatan

Trisula Craft | Original ‘Pemanis’ Buatan

Feb 24, 2020

Bahan leather atau kulit sebagai aksesoris sejak dulu memang tidak bisa dipisahkan dengan dunia motoran. Baik itu sebagai part pemanis ‘buatan’ dimotor ataupun yang dikenakan oleh pengendaranya. 

Produk handcraft kulit yang menyasar kalangan pemotor ada Trisula Craft yang lahir lewat tangan kreatif  Wisnu Ardianto. “Gue sebetulnya tertarik sama semua yang bersifat  "handcraft",” ujar pria pemilik brand Kicksatart Apparel ini.

Nah, khusus buat perkulitan Wisnu mengatakan mulai mengeksplore awalnya dari 2013 belajar dari totorial online & buku-buku dan majalah Jepang soal leather craft sampai akhirnya ketemu mas Cetul yang ngasih tips-tips lebih detil untuk mengolah bahan kulit.

Untuk produk Trisula Craft sendiri  arahnya lebih ke fashion atau lifestyle, tapi karena memang Wisnu sendiri berkecimpung  dan sudah nyebur di industri culture motor jadi konsumennya sementara ini banyak dari kalangan anak motor.

Sedangkan pemilihan bahan kulitnya sendiri, pria yang hobby ngetril ini paling suka mengandalkan bahan kulit vegtan (vegetable tan) dengan karakter kulitnya yang tebal  dan kebanyakan diolah handmade.

“Kalau jenis bahan kulit pull up gue kurang karena material kulit ini biasa digarap oleh industri besar jadi gak gue eksplor karena  gak bakal bisa bersaing dengan mereka,” jelas Wisnu yang sudah mempelajari dengan detail perkembangan bisnis kulit.

Nah, yang menarik penamaan  brand Trishulacraft sendiri baru dipakai oleh Wisnu pada  2018,  sebelumnya hasil produk kulit hanya supporting produk saja di Kickstart Apparel. Alasan pakai nama Trishula salah satunya dari bahasa "sanksekerta" jadi gampang diingat.

Sampai saat ini berbagai produk Trisula Craft sudah banyak dibuat karena Wisnu sendiri juga banyak melakukan R&D. Kalo untuk beli dan pemesanan produknya gimana Bro ?

“Ini dia karena berdasarkan hobby dan beneran dikerjain sendirian sama Gue sebagai (leather artisan) cieee.. Stok Gue selalu ada tapi limited. Gue selalu menekankan kalau ini handmade jadi ga bisa disamakan sama industri besar yang dikerjain sama mesin. Kalau order kisaran 1 sampai dengan 2 minggu tergantung apa yang dipesan,” ujarnya.

Teks: Belo Foto: Istimewa