Yamaha XSR 155 | RHODEY BY LEMBINC
Mei 05, 2020Masih dari program Yamaha Yardbuilt Indonesia kali ini Gastank Magazine tampilkan motor kedua garapan Rizky Lembinc. Nama Lembinc tidak asing lagi didunia desain roda dua, sudah terbukti dengan karya-karya yang hadir hasil kolaborasi dengan berbagai pabrikan motor.
“Rhodey”, adalah nickname motor ini. Gue ngambil konsepnya yaitu Urban Scrambler. Sebenernya ini adalah desain kedua yang diajukan ke pihak Yamaha, desain pertama gue take-down setelah gue coba eksekusi softmodel dari styrofoam, dan ternyata menurut gue aura XSRnya malah gak keliatan. Akhirnya gw putusin saat itu juga untuk ngeganti designnya dengan design yg baru, yaitu konsep “Rhodey” ini,” buka Rizky.
Langsung aja kita bedah ubahan motor XSR155 dengan konsep Urban Scrambler ini. Berangkat dari sektor kaki-kaki mengandalkan satu set lingkar velg Sprint ukuran 17-350 untuk belakang dan depan 17-250. Sepsang roda ini bersanding dengan tromol keluaran VND untuk R15 yang harus di adjust biar lagi oleh Rizky agar bisa fit di XSR. Sedangkan pemilihan ban mengandalkan Shinko Big Block E804/5 ukuran 150/70 untuk belakang dan 130/80 depan.
Selesai urusan kaki-kaki berlanjut ke sektor depan, spakbor custom bikin dari plat galvanis 1.5mm dicat hitam doff dengan bracket model behel biar keliatan rugged. “Headlamp, sein, dan speedometer bawaanpun gue take-out dan gue ganti dengan satu Headset unit yang mencakup lampu Daymaker 5.75”, sein LED, dan Speedometer racing keluaran Acewell. Parts tadi gue jejelin ke cover yang sudah di custom kaya kedok dengan bahan plat galvanis 1.5mm dengan finishing cat hitam doff,” terang Rizky.
Lantas beralih ke bagian sektor tengah, mandatory dari Yamaha harus mempertahankan frame bawaan yang meiputi deltabox, swingarm, dan USD bawaan XSR, serta mesin tentunya. Alhasil Rizky gak sentuh bagian itu malahan, dia juga pertahanin cover tangki dan body sampingnya juga yang masih bawaan motor.
“Karena menurut gue, tangki XSR ini adalah identitasnya yang otentik kalo dibandingin sama Xabre dan Vixion yang pakai rangka model deltabox. Tangki XSR itu beda sendiri, dia punya garis horizontal yang sengaja ditabrakin ke garis diagonalnya deltabox, itulah alesan gue kenapa nggak ngerubah cover tangki dan body sampingnya,” urai Rizky lagi.
Tapi tentunya Rizky menambahkan beberapa detail dengan sentuhan custom. Seperti aplikasi kneepad custom dari bahan plat yg dibalut kulit MBTech dengan dijahit pola diamond. Lantas dia juga ngerubah cover tangki bagian atasnya, dibikin jadi ada bevel/cekungan ke dalem buat tampilannya berkesan lebih kokoh.
Lantas biar tongkrongannya sedikit lebih sangar Rizky menambahkan side guard yg nempel ke deltabox dengan bahan besi behel 12mm dan plat perforated hexagon. Bagian cover skidplate bawaan motor juga ikut dicustom di ganti pakai material aluminum yang dibentuk lebih simple dilengkapi dengan tiga lobang besar biar bisa selaras dengan aksesoris plat almu bawaan XSR yang ada di bawah jok.
Menurut Rizky sektor knalpot menjadi hal yang paling krusial di project ini, dia custom lehernya model upswept dengan ditambah megaboom, ternyata untuk aplikasi ini nggak gampang karena terkendala sama ruang untuk jalur pipa knalpot sangat sedikit.
Sedangkan untuk mufflernya Rizky terinspirasi dari model produk aftermarket R9, dengan ujung karbon dan stoneguard dari plat perforated hexagonnya, dan biar paha tetep aman dari panas, Dia tambahin heat protector yang dibuatnya dari besi behel dan plat perforated.
Proses pemasangan knalpot ini berimbas ke dudukan footstep belakang. Dudukan footstep belakang harus ditake-out, dan ini ngaruh ke dudukan reservoir oli rem belakang yang akhirnya di take-out juga oleh Rizky dan di ganti dengan model selang transparan biar lebih simple.
Sektor terakhir yaitu ubahan body belakang. Rizky menggarapnya sendiri dari custom dari plat galvanis 1.5mm yang sebelumnya bikin cetakan dulu dari clay. “Body belakang ini terinspirasi dari fender2 VMX taun 70an dan gw combine dengan design modern,” tegasnya.
Biar lebih sangar, Rizky mendesain jok dengan dimensi agak sedikit panjang dari single seat, tapi tetep nggak bisa boncengan loh yaa. Untuk pelapis joknya Rizky membalutnya pake kulit MBTech dengan motif jaitan diamond. “Stoplamp yang gue pake adalah stoplamp aftermarket yang didalemnya udah include lampu sein juga, jadi keliatannya lawless, padahal street legal.. hehe,” candanya.
Data Spek :
Velg : Sprint 17-250 (d), 17-350 (b)
Tromol : d/b VND untuk R15 (diadjust)
Ban : Shinko E804/5 130/80/17 (d), 150/70/17 (b)
Spakbor : custom
Headlamp : Daymaker 5.75” custom cover
Speedo : Acewell 1600H
Sein : aftermarket LED
Frame Guard : custom
Tank/knee pad : custom
Knalpot : upswept custom with heat guard
Skidplate cover : custom aluminum
Body belakang : custom
Jok : custom MbTech cover
Stoplamp : aftermarket include internal turn signal
Design and claymodel by Rizqi
Painted by RSSQ Painting
fabricated by NYZ
Teks: Olebelo Foto; Rizky Lembinc