Yard Built Indonesia

Yard Built Indonesia

Apr 26, 2020 Custom Bike

Program Yamaha Yard Built  yang awalnya dimulai di Eropa dan Amerika akhirnya terlaksana di Indonesia. Lewat produk terbarunya Yamaha XSR 155, yang sukses diluncurkan beberapa waktu lalu ini mengawali kelahiran Yard Built di Indonesia. Merupakan program yang menggandeng para custom builder di tanah air untuk berkolaborasi.

“Program Yamaha Yard Built sendiri merupakan suatu bentuk kerja sama kolaborasi antara pihak pabrikan dengan para custom builder untuk menciptakan dream bike terbaiknya. Melalui program ini, nantinya akan lahir All New XSR 155 dalam beragam aliran gaya modifikasi. Café Racer, Tracker, Bomber maupun genre-genre lainnya untuk menjadi inspirasi dan referensi bagi calon konsumen saat hendak memodifikasi motornya sesuai dengan karakter yang diinginkan,” ujar

Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing Yamaha Indonesia Motor Manufacturing yang ditemui Gastank magazine di sela-sela peluncuran Yamaha XSR 155 beberapa waktu lalu.

Untuk tahap awal Yamaha Yard Built Indonesia ini ada empat builder yang diajak kolaborasi buat custom Yamaha XSR 155 dengan berbagai style. Ada Andi Akbar buider muda dari Katros Garage, Donny Aryanto builder Studio Motor,  Erwan Sudiarto builder dari 32 Kustom, dan Seorang desainer motor custom yang juga builder Rizky Lembinc. Lewat tangan dinginnya menghadirkan berbagai style XSR 155 yang tentunya lekat dengan karakter garagenya.

Cerita sedikit mengenai lahirnya program Yard Built, sebenarnya sudah dilakukan lebih dulu di Eropa dan Amerika Serikat. Tepatnya dimulai sejak 2012. Kerja sama ini, tujuannya untuk menciptakan sepeda motor impian, yang dapat mengekspresikan gaya hidup dan kreatifitas.

Movement ini mulai dikenal di seluruh dunia saat Yamaha meyerahkan unit XSR700 dan XSR900 di 2016 kepada builder. Setelah dicustom, motor itu kemudian diliput berbagai media custom internasional yang karyanya banyak beredar di dunia maya dan kemudian dipamerkan di berbagai event custom culture.

Nah program kolaborasi pabrikan dan builder ini juga memiliki ketentuan yang harus ditaati oleh para builder. Dalam aturan yang diterapkan di Yamaha Yard Built, builder dilarang memotong sasis motor. Sasis motor wajib dalam kondisi standar, tanpa diubah secara radikal. Tapi secara desain ubahan bodinya bebas. Peraturan ini diterapkan demi mempertahankan keaslian motor.

“Tentunya motor dengan sasis Deltabox, punya tantangan tersendiri bagi para builder termasuk saya sendiri. Tetapi hal ini tidak mengurangi saya untuk berkreasi dengan Yamaha XSR 155. Hasilnya motor yang saya garap hampir 2 bulan ini makin kece dengan sentuhan modern tracker,” ujar Andi Akbar builder yang akrab disapa Atenk katros yang berkolaborasi dengan desainer motor Toro Priant untuk mewujudkan XSR 155 andalannya .

Dengan program ini, diharapkan ada XSR 155 dalam beragam aliran gaya modifikasi. Baik itu Cafe Racer, Tracker, maupun jenis-jenis style custom lainnya yang terus berkembang. Tentunya yang dapat menjadi inspirasi, serta referensi bagi calon konsumen yang hendak memodifikasi motornya, sesuai dengan karakter yang diinginkan.

Di sisi lain, memodifikasi atau mengcustom sepeda motor sudah menjadi trend an gaya hidup di Indonesia. Selain itu, Yamaha lewat program @yardbuiltindonesia juga ingin builder Tanah Air makin mendunia dengan menampilkan hasil karya mereka yang enggak kalah keren.

Buat Gastankers yang penasaran sama motor-motor hasil garapan empat builder ini, satu persatu bakal kita bedah langsung lewat cerita dari buildernya. Jadi pantengin terus aja artikel terbaru Gastank Magazine selanjutnya. 

Teks: Olebelo Foto: Lembinc, Studio Motor, Katros Garage, 32 Kustom