Dusty Track 2016 | Lintasan Main Aman

Setelah sempat absen tahun lalu, ajang Dusty Track 2016 yang bertajuk Sikat Miring berlangsung di Lapangan KSU, Depok, Jawa Barat, 8 Mei 2016. Ajang fun race dengan lintasan oval ini langsung diserbu pecinta motor custom. Lebih dari 150 starter fun race dari berbagai ubahan motor terdaftar sebagai peserta.

Fun race yang sudah digelar ke-3 kalinya ini mengaplikasi balap flat track yang beken di benua Amerika dan Eropa. Balap lintasan tanah datar dengan trek model oval yang lebih mengandalkan skil pembalap menaklukan pacuannya untuk menikung ke arah kiri melawan putaran jarum jam.

Hajatan fun race yang digagas oleh Galuh Arpha yang membuka kelas Tracker, Estrada, dan Chopper. Tercatat dari kelas Tracker pesertanya membludak, karena besutan ini paling pas untuk dipacu pada lintasan, mengharuskan panitia untuk melakukan babak penyisihan untuk menyaring juaranya.

Event kali ini lebih tertata, membuat peserta fun race dan pengunjung lebih nyaman. “Gue banyak belajar dari event sebelumnya yang awalnya ajang kumpul komunitas sampai akhirnya bisa mendatangkan banyak teman-teman lain pecinta custom dari berbagai daerah,” ujar pria kelahiran Bengkulu ini.

Utamanya sektor safety buat para fun racer Dusty Track yang turun kali ini Galuh memutuskan untuk pakai lintasan yang lebih pendek dari tahun sebelumnya. Track tanah oval ini dirancang dengan luas keseluruhannya lebih kurang 300m persegi.

“Kita dan team sepakat aplikasi trek oval yang biasa dipakai untuk balap flat track arena indoor yang jaraknya lebih pendek. Untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan oleh fun racer saat ngegas motornya di lintasan,” lanjutnya.

Untuk kelas Estrada dengan mesin horisontal dimenangkan oleh Meizar dari komunitas Black Kresek Indonesia. Sedangkan untuk kategori kelas Tracker juarnya Mas Mono yang membesut custom trail vintage. Terakhir untuk lelas Chopper jawaranya jawaranya dipegang oleh Fasda dari komunitas Japstyle Bratstyle Indonesia.

Penulis: Oleb, Foto: AXL

Leave a Comment