Bajaj Pulsar 180 Jakarta I Varian Baru Pulsar Scrambler..?

Custom bike beraliran street scrambler yang lagi tren, membuat Bajaj Pulsar yang dipakai buat kendaraan harian ini juga ikut diubah. Kerennya, nih motor udah berubah total sampai nggak nampak lagi tampilan aslinya.

Workshop Thrive Motorcycle yang mengerjakanya, memang punya standar sendiri dalam menggarap setiap motor custumernya. Wajib memiliki konsep matang setiap pengerjaan, praktis, Bajaj Pulsar 180 ini udah nggak dikenali lagi seperti motor asal pabrikan India.

“Mulai dari tahap desain sampai finishing sudah terjadwal sesuai dengan timeline pengerjaan,” bilang Erlangga Djojosaputra, Chief Operating Officer Thrive Motorcycle.

Gaya street scrambler yang dianut benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan pemiliknya yang mengedepankan kenyamanan untuk kendaraan harian. Ubahan motor memang nggak terlalu radikal, tetapi desainnya tidak bisa dikenali lagi kalau basiknya Pulsar 180.

“Areal rangka hanya bagian belakang atau subfame saja yang diubah. Kita desain pada ujungnya dengan tambahan pipa besi setengah melingkar untuk dudukan fender belakang. sisanya masih mengandalkan rangka aslinya,” jelas builder yang workshopnya berlokasi di Kemang Timur No. 15C, Jakarta Selatan.

Paling kentara pastinya di areal bodi. Tangki custom dari bahan plat galvanis ini yang bikin tampilan Bajaj Pulsar 180 ini berubah. Model tangki ini didesain lebih ramping mewakili gaya besutan dual purpose modern.

Bagian sidebox panel yang juga menjadi kunci tampilan Pulsar street scrambler jadi terlihat lebih kompak. Begitu juga dengan fender depan dan belakang, yang desainnya dibuat selaras dengan lekukan bodi motor, yang ke tiganya dicustom dengan aplikasi material yang sama.

“Banyak yang nyangka kalau motor ini varian terbaru Bajaj Pulsar hehe padahal APMnya sudah gulung tikar”, jelas Angga yang mengatakan keseluruhan desain motor merupakan racikan Indra Pratama dan Barata Dwisaputra yang juga builder Thrive Motorcycle.

Areal kaki-kaki pastinya ikut disesuaikan buat menunjang style street scrambler, dengan memilih lingkar roda model jari-jari dipasangkan dengan ban kasar label Shinko.

Pada bagian depan diaplikasi pelek ring 18 inchi sedangkan belakang 17 inchi. Keduanya masih tetap mengaplikasi swing arm, namun di bagian muka justru menampilkan ciri layaknya enduro lawas, yang nampak setelah pengaplikasian cover headlamp yang sudah dicustom.

“Pakai head lampprodukaftermarket yang diameternya enggak terlalu besar lalu dipermanis dengan lampu sorot kecil yang nempel pada bagian atasnya” pungkas Angga yang ngasih bocoran kalau pengerjaan motor ini hanya memakan waktu 2 bulan saja. Well done!

Teks: Wildaf, Foto: Herry Axl

Attachment

AXL_5294 AXL_5283 AXL_5282 AXL_5251 AXL_5232 AXL_5216 AXL_5214 AXL_5212 AXL_5196

Leave a Comment