BMW G 310 GS Meluncur Untuk Rider Urban yang Doyan Adventure
BMW G 310 GS baru saja diluncurkan pada Sabtu, 20 Januari 2017 di BSD City, Tangerang pagi tadi. Tipe ini merupakan model adventure, pengembangan dari tipe sebelumnya, yakni BMW 310 R versi street.
“Kami berharap melalui model G 310 GS ini mampu memuaskan hasrat para riders yang menyukai adventure terutama dalam kelas entry level, tapi dengan kualitas serta produk terbaik khas BMW Motorrad,” ucap Joe Frans, Chief Executive Officer BMW Motorrad Indonesia - Maxindo Moto saat press conference.
Memiliki basis yang sama dengan G 310 R, tipe terbaru ini punya beberapa kesamaan misalnya pada sisi teknologi dan hardware yang serupa. BMW G 310 GS menyandang mesin berkapasitas 313 cc dengan tenaga maksimum 34 horse power. Engine ini dirancang dengan konfigurasi kepala silinder yang dibalik 180 derajat dengan liquid cooled.
Konfigurasi mesinnya memberikan center of gravity yang lebih rendah, sekaligus membuat bobot motor menjadi lebih banyak tertumpu ke roda depan sehingga handling akan lebih baik.
Dengan bobot bobot kendaraan mencapai 175,5 kg , G 310 GS memiliki frame yang sama persis dengan G 310 R, yaitu tubular steel frame. Namun punya G 310G S lebih panjang yaitu 70 mm, lebih lebar 60 mm dan lebih tinggi 150 mm, serta wheelbase G310GS yang juga lebih panjang 46 mm dibanding G310R (1.374 mm). Swing armnya yang lebih panjang juga membuat rider bisa mengendalikan motor menjadi lebih lincah, termasuk saat bermanuver di medan terjal, keseimbangan dari roda depan pun bisa lebih baik.
Karena model ini memang tipe adventure, suspensi depan G 310G S lebih jauh yaitu 180 mm dan belakang 180 mm. posturnya juga menjadi lebih tinggi dengan penggunaan velg alloy 19 inci di bagian depan dan 17 inci di belakang dan dibungkus ban tahu Metzeler. Hal ini juga mempengaruhi posisi duduknya yang menjadi lebih tinggi, dengan jarak ke tanah 835mm.
BMW juga selalu menambahkan fitur keselamatan. G 310 GS dibekali rem cakram berdiameter 300 mm dengan 4 piston radially bolted di roda depan dan rem cakram berdiameter 240 mm single piston di roda belakang. Asiknya, fitur ABS ini bisa dimatikan saat motor dipakai berkendara di medan off road sehingga pengereman bisa lebih leluasa. Aksesori seperti soket listrik juga disematkan untuk gadget seperti GPS atau ponsel.
Pada sisi tampilan, tentu keduanya punya perbedaan. G 310 GS menggunakan fairing yang membungkus tangki bahan bakar dan headlamp yang menyatu dengan sepatbor serta windshield. Tipe ini juga memiliki dudukan boks di bagian belakang, dan tutup tangki dengan model yang berbeda.
Intinya, BMW G 310 GS diperuntukkan bagi rider urban yang senang adventure. Tipe terbaru ini dibanderol Rp 125 juta off the road Jabodetabek. Namun ada harga khusus buat loe yang memesan hingga akhir pekan ini, yakni harga spesial inden Rp 118 juta off-the road.
Teks: Wildaf | Foto: John Resa.
