BMW K75 | Bavarian Roadster K75 by Hantu Laut

Kesan nyaman untuk sosok BMW K75 milik Kapten TNI bernama Infantana nampaknya sudah tidak lagi terlihat dari penampilan custom. Konsepnya sederhana, menginginkan sosok motor yang simple dan eksposure ke bagian mesin besarnya. Dengan modal ini, Infantana langsung memepercayakan kepada builder Hantu Laut, Donny Permana.

“Di sini semua motor gue bikin dengan konsep yang diinginkan, gue sih gak banyak ubahan kalua peranti orisinilnya masih bias dioptimalkan. Mesin utamanya, gue mau ekspose di bagian mesin tiga silinder,” Ujar Donny.

Di sisi body work, motor asal Jerman ini terbilang sedikit mengalami ubahan. Donny hanya bermain di subframe dan mesin. Dengan modal mesin besar motor yang juga memiliki julukan “Flying Brick” ini di ubah di bagian subframe dengan menggunakan pipa hollow berukuran 3/6 inchi. Sementara untuk center gravity masih mengandalkan di bagian depannya. Agar mendapatkan posisi riding yang proposional bergaya café, Donny sedikit menggeser frame di bagian tengah dengan merubah posisi yang sedikit keatas sekitar 10 cm dari versi aslinya.

Istimewanya, Donny merubah sistem pembakaran mesin K75 berkonfigurasi longitudinal DOHC I4 dengan ukuran Bore X Stroke yang berukuran 67 mm × 70 mm ini menjadi sistem pembakaran konvensional dengan tiga buah karbrator PE berukuran 28. Dengan demikian motor yang memiliki 5 percepatan dengan kopling bertipe counter-rotating ini juga mengharuskan memakai tiga buah CDI milik Suzuki Shogun. Sementara pengapian, Donny mengandalkan tiga buah pulsar milik Honda Grand.

“Seperti yang gue bilang, kita custom itu gak harus engganti part seperti tangki, velg atau lainnya, buat gue kalua part itu masih bias di optimalkan ya pasti akan gue pake lagi dari pada pakai part yang buatnya gak begitu berkualitas baik,” tambah Donny.

Sector kaki-kaki garage yang berlokasi di Haji Jeni, Jakarta Selatan ini juga masih mengandalkan velg originalnya Bayerische Motoren Werke yang di repaint ulang dengan warna keemasan. Kedua velg tipe cast wheel ini di balut dengan karet bundar merek Swallow berukuran 120/80-18 dibagian depan dan Michelin 130/80-17 di belakangnya. Sebagai finishing touch pengerjaan motor ini, Donny melaburdengan komposisi warna dari Bavarian Motorcycles yaitu, putih berkombinasi biru gelap-terang dan merah. Dibagian frame, Donny lebih nyaman menggunakan warna biru dengan alasan lebih bersih dan terihat ciri dari khas bengkelnya yang bergaya “trondol”

 

Knalpot

Custom by Hantu Laut. Di buat sedikit sama dengan model aslinya namun dengan bahan berbeda dan posisi serta lingkar gas buang yang di ubah sesuai dengan keinginan sang owner.

 

Lampu

Depan menggunakan lampu kepunyaan Yamaha RXKing dengan bentuk yang kotak dan sedikit membulat di bagian sudut-sudutnya. Sementara di bagian belakang, Donny menggunakan lampu tipe LED Custom by Hantu Laut.

 

Velg

Velg masih menggunakan original dari BMW K75 bertipe spoke wheels dengan palang delapan namun Donny melabur cat baru berwarna kuning keemasan yang terang a la velg asal Italy Marchesini.

 

Fender Depan/Belakang

Custom by Hantu Laut dengan bahan galvanis yang dibuat lebih kecil di bagian depan dan belakangnya. Fender ini di buat dengan nat atau tepian yang membulat sehingga potongan terlihat rapih.

 

Stang dan Spido

Mengandalkan part aftermarket dimana untuk stang Donny membeali dengan stang berbahan allumunium dan spido merek motogadget.

Teks: Andhika | Foto: John Resa.

Attachment

BMW K75 custom (14) BMW K75 custom (13) BMW K75 custom (11) BMW K75 custom (9) BMW K75 custom (8) BMW K75 custom (7) BMW K75 custom (6) BMW K75 custom (5) BMW K75 custom (2) BMW K75 custom (1)

Leave a Comment