Cleveland Heist 2017 | Manjakan Detail Layaknya Karya Seni

 

Di antara ke tiga motor lain di kolaborasi Cleveland CycleWerks dengan 4 builder muda, custom bike garapan Kromworks garage menjadi paling paling berbeda. Ini tak lain karena motor yang dibangun oleh Andika Pratama mengaplikasi material stainless steel pada seluruh bagian rangka dan bodynya.

Berbekal mesin Cleveland Heist, Andika membangun sebuah boardtracker yang sedikit berbeda dari motor serupa. “Merubah motor ini punya tantangan tersendiri karena basiknya sudah custom. Saya coba tuangkan ide-ide saya di motor ini yang semua partsnya custom. Mengenai material stainless steel ini, saya ingin coba ‘keluar dari kotak’ aja sih,” buka Andika.

Hampir keseluruhan parts menggunakan bahan stainless. Bagian sasis dan swin arm dibuat sedemikian rupa mengikuti konsepnya. Sementara untuk menyesuaikan dengan posisi ridingnya, ia menerapkan suspensi dan handle bar yang adjustable.

Area kaki-kaki mengaplikasi ban Speed Master dari Avon berukuran sama untuk depan-belakang, yaitu 325/19. “Modelnya aplikasi dari bentuk boardtracker,” ujar Andika yang merupakan anak kandung dari builder senior Doddy Chrome Cycle.

Materian stailless steel jadi poin utama pada bordtrack ini. Bagaimana tidak, mulai dari sasis, arm, seater, exhaust, tracer, handle, fairing, girder suspensi, hingga velg semuanya berbahan sama. “Kita pengen bikin satu inovasi yang benar-benar baru kita terapkan di motor ini, yaitu menerapkan stainless steel secara keseluruhan. Karena selama ini saya melihat motor custom itu rata-rata pakai material besi,” lanjutnya.

Sementara sisi pengereman mengaplikasi rem teromol. Tetapi yang menarik tromol hand made ini didesain mirip seperti motor Inggris lawas. Mengandalkan materal aluminium berdiameter besar.

Pengerjaan ini juga bukan tanpa kendala, karena bagain pengerjaan stainless harus memakan waktu yang cukup lama. “Karakter stainless itu kan cukup rumit. Makannya proses welding harus hati-hati agar hasilnya maksimal,” imbuhnya.

B28 menjadi nama untuk motor ini yang menggambarkan usia si builder sekaligus filosofi saat membangunnya. “Banyak proses dan desain yang saya terapkan pada motor ini. Prinsip saya, saat membuat motor custom itu harus benar-benar menyatu dan menjiwai sehingga akan muncul karakter pada motor yang kita bangun itu”.

Penasaran dengan detail ubahannya? Lihat di Gastank Magazine Issue 19!

Teks: Wilda Fitria / Foto: Herry Axl