Heritage Twin Vaganza 2016 | Ini Dia Juaranya

Balap motor classic yang bertajuk Heritage Twin Vaganza (HTV) pada Minggu (3/4) lalu jadi tontonan menarik para pengunjung yang hadir di Sirkuit Karting, Sentul, Jawa Barat. Kalau bisanya motor-motor lawas ini hanya jadi barang koleksi, disini besutan classic keluaran dibawah tahun 1980-an disiksa habis-habisan.

Ajang ini merupakan hajatan komunitas Honda Twin Owner Club (HTOC) memperingati hari jadinya yang usianya genap 17 tahun. Selain balap fun race motor classic sebagai menu utama, berbagai acara seru dikemas secara menarik dan seru, bukan sekedar kumpul dan potong tumpeng saja.

“Selama dua hari ini gelaran HTV di sirkuit Sentul Kecil tersebut banyak acara, ada festival makanan tradisional, exhibition, fun race, hiburan, music, dan lapak classic. Di hari pertama, fun race baru sekedar latihan aja, dan balapnya hari ini,” jelas Arif Yuniardi dari HTOC.

Meskipun HTOC baru perdana menggelar acara fun race tetapi animo peserta yang ikut cukup tinggi mereka datang dari Manado, Kalimantan, Semarang, Jogjakarta, dan Bandung,. “Peserta fun race motor classic jumlah 80-an starter,” ujar Galih Alam, selaku Ketua Panitia.

Serunya pertarungan di sirkuit hampir merata pada 10 kelas yang diperlombakan, di antaranya mini moto, cub/t-bone, cb 100/ cb 125 standart, YASUKA engkel, YASUKA twin, Vintage FFA, trail supermoto, CB 175/200, CB 350/450, Eropa 350 up, 125 twin/ benly/ dream 50.

“Saya hanya bawa dua motor dan sudah disiyapkan Honda CB 200 dan Suzuki 185 sejak jauh-jauh hari untuk turun balap, hasilnya cukup memuaskan bisa memimpin di kelas CB175/200 sedangkan Suzuki Twin 185 berhasil finish kedua,” ujar Bintang yangngegas Honda CB200 membawa bendera Iron Horse Jakarta.

Sedangkan Tim Ngulik Motor asal Bandung dengan pembalapnya Iwan Kasep dan Adi ini hampir turun diseluruh kelas yang di lombakan. “Kita bawa 6 motor ada Suzuki TS, Suzuki TSN turun dikelas vintage supermoto, kelas motor Eropa kita bawa dua unit BSA, Honda 50cc, dan Honda NSR150 yang turun dikelas vintage FFA,” jelas Iwan kasep.

Namanya juga motor lawas tidak seluruh peserta motornya bisa digas maksimal. Tim dari komunitas penggemar motor cafe racer dari Flower City Rocker, Bandung dua motor andalanya BSA B40 dan Yamaha RX125 twin terkendala masalah. “Mesin Yamaha RX125 jebol sedangkan BSA B40 juga troble dipengapian,” jelasnya Yoga Adi Pratama pembalapnya yang sukses membawa Honda C95 naik podium.

Beberapa tamu undangan juga gak luput hadir untuk meramaikan event ini, seperti Motor Antik Club Indonesia (MACI), Bikers Brotherhood Motorcycle Club (BBMC), dan masih banyak lagi komunitas lain yang hadir. Semoga tahun depan balap classic fun race digelar lagi …….!

Penulis: Oleb, foto: Herry Axl

Hasil Balap

Kelas Mini 50-70cc

  1. Iwan Kasep (52)
  2. Sapto (46)
  3. Iwan (70)

Kelas Cub / T Bone

  1. Paceng (30)
  2. Adi (78)
  3. Billy (32)

Kelas CB100/125

  1. Eristan (47)
  2. Agus Setiawan (04)
  3. Hari (97)

Kelas CB250/350/ + Dream

  1. Devi Tembong (91)
  2. Sapto (46)

Kelas Trail Supermoto

  1. Adi (40)
  2. Egi (64)
  3. Galih (88)

Kelas Eropa 350cc

  1. Iwan Kasep (22)
  2. Nuzul (27)
  3. Adi (66)

Kelas Vintage FFA

  1. Adi Yuliadi (99)
  2. Arya (098)
  3. Febranando (35)

Benly Twin

  1. 100
  2. 85

Yasuka Twin

  1. 86
  2. 37
  3. 23

Yasuka Single

  1. 03
  2. 05
  3. 031

Leave a Comment