Warning: session_start(): open(/tmp/sess_c8f000d61b4c43a07f359927b5461a74, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /home/gastsynt/public_html/wp-content/plugins/fix-my-posts/plugin.php on line 48

Warning: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/gastsynt/public_html/wp-content/plugins/fix-my-posts/plugin.php:48) in /home/gastsynt/public_html/wp-content/plugins/fix-my-posts/plugin.php on line 48

Honda CBR250 2011, Jenuh Dengan Tampilan Fairing

Penulis: Olebelo, Fotografer: Herry Axl

Sejak ditebus dari showroom 2011 lalu Honda CBR 250 milik Ardi sudah langsung kena sentuhan custom. Mulai mengganti kaki-kaki dengan limbah moge termasuk pemasangan part bolt on pada detailnya. Semenjak itu tampialnnya berganti-ganti tetapi masih dalam ranah ubahan motor sport.

Belakangan pria yang berprofesi sebagai juragan kuliner ini mulai merasa jenuh dengan tampilan sport berfiring. “Enggak ada habisnya ngikutin ubahan motor sport. Makanya begitu terlintas dalam pikiran ubahan cafe racer langsung aja motor gue boyong ke bengkel Baru Motor Sport (BMS) buat dicustom total,” urainya.

Engak tanggung-tanggung lho, kejar tampilan motor balap jadul Ardi rela rangka motor standarnya diacak-acak. Model rangka tengah teralis yang aslinya bawaan motor dibuat dengan tampilan baru “Desainnya layaknya sasis motor lawas biar sesuai sama ubahan tampilan motor balap zaman dulu,” jelas Ariawan Wijaya builder BMS yang bertempat dikawasan Pal Merah, Jakarta Barat.

Model rangka dibuat konvensional mengikuti lekukan sasis Honda CB450 Black Bomber seluruhnya mengandalkan pipa seamless ¾ inchi, hanya komster saja masih andalkan bawaan Honda CBR250. Langsung dikawinkan dengan kaki depan Upside down Suzuki GSX400 bawaan custom sebelumnya. Sedangkan buat lengan ayun builder bertubuh gempal ini lebih pede dengan desain custom dengan andalkan pipa semless 1 inchi.

Nah, buat tampilan body seluruhnya mengandalkan pelat besi dengan model yang mempertegas sebagai ciri besutan cafe racer. Model tangki depan sengaja dibuat gambot dengan coakan pada bagian kanan dan kirinya. Lantas untuk buntut belakang modelnya dibuat setengah membulat layaknya buntut tawon.

“Bagian tengah rangka saya tutup cover tetapi biar tampilannya lebih menarik lagi bagian atasnya dibuat kisis-kisi, jadi tampilannya sebagian berlubang,” jelas Ari yang mengawinkan arm dengan suspensi dobel dari produk after market.
Terakhir biar akselerasi mesinnya lebih responsip dan suara lebih menggelegar dipasang knalpot model full system dari Akrapovic. Pemasangan saluran buang racing ini juga mendongkrak tongkrongan CBR250 jadi makin garang. Let’s Rock N Roll Brad……!

The Spec
Ban depan : Bridgeston 120/70/17, Ban belakang : Bridgestone 180/55/17, Pelek depan: Yamaha R6 3.5X17, Pelek belakang: Yamaha R6 5.5X17, Sok belakang : Ohlins, Rear seat: X-Race, Gascap: Equinox, Head lamp: Variasi H-D, Stop lamp: Variasi H-D.

Attachment

bms-axl-2 bms-axl-13 bms-axl-11 bms-axl-8 bms-axl-5 bms-axl-4 bms -axl-01

Leave a Comment


Warning: Unknown: open(/tmp/sess_c8f000d61b4c43a07f359927b5461a74, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct () in Unknown on line 0