Honda GL Pro 1991 I Iseng-Iseng Jadi Juara
Memang pas jika besutan milik Atenk ‘Katros’ ini dinamai Skinny Tracker. Pasalnya Honda GL lansiran 1990 ini memang ‘tipis banget’ jika dilihat dari belakang.
Andi Akbar atau biasa disapa Atenx, builder sekaligus ownernya mengatakan jika motor ini memang sengaja dibuat berkonsep street tracker yang simple, dengan dana seminim mungkin.
“Tujuan awal, kepingin bikin motor custom bergaya tracker dengan base motor kecil. Gimana caranya bikin motor kecil tapi tetap terlihat asik tanpa harus kehilangan jati dirinya sebagai motor 150 cc,” buka Atenk.
Kerennya lagi, custom bike yang cuma butuh waktu satu bulan pengerjaan ini, jadi juara di Honda Modif Contest 2016 region TangSel. “Padahal awalnya cuma iseng ikut kontes karena biaya pendaftarannya murah. Eh jadi juara 1,” paparnya.
Motor hariannya ini digarap langsung di workshopnya The Katros Garage yang berlokasi di Jl. Cempaka 1, No.2, Ciputat Timur, TangSel. Kapasitas mesinnya telah dinaikkan menjadi 150 cc dengan seher bawaan Honda Tiger.
Atenk merubah sasis bagian belakang dengan memotong sepanjang 10 cm. Kemudian disambung menggunakan pipa besi 7/8 inch dengan model setengah lingkaran.
Sementara untuk bagian kaki-kaki, dipilih kombinasi ban depan-belakang dari Swallow 4.50-18 dengan pelek depan 2.15-18 aluminium dan belakang 2.50-18 aluminium. Untuk suspensi, dipasang shock aftermarket di area belakang dan shock copotan Yamaha Byson untuk bagian depan.
Di area depan, Atenk memilih setang aftermarket model Sled yang dikombinasi headlamp selebar 5 inci yang ia tambahkan cover headlamp aluminium.
Tangki custom by the Katros disandingkan dengan jok berbahan suede yang lembut. Tampilannya makin terlihat rapih dengan pemilihan cat dan motif pada tangki. “Motif pada tangki dipilih desain yang minimalis dengan finishing doff. Maklum buat harian, jadi yaa jangan sampe keliatan alay dengan warna mentereng,” tutup Atenk.
Teks: Wildaf, Foto: Herry Axl
