Honda Rebel 500 2017 | Millenial Power!

Sejak kehadirannya di Indonesia, motor bergaya cruiser menjadi salah satu incaran para kaum rebel atau mereka yang memiliki jiwa pemberontak alias lain dari yang lain. Tampang Honda Rebel 500 atau CMX500 memang terlahir sudah sangat mempesona dengan gaya cruisernya. Namun, beberapa masih merasa kurang untuk penampilannya yang berbeda. Arif Saputro salah satunya, pemilik dari Honda Rebel 500 berwarna silver ini menyerahkan tungganganya kepada Puspa Kediri Custom.

Bagi Arif, ia hanya ingin motornya di custom dengan level ringan, setidaknya sudah berbeda dengan versi standaratan. Aris builder dari puspa kediri custom menjelaskan jika Arif hanya ingin dibuatkan Rebel miliknya menjadi lebih berisi. Dari hasil diskusi, keduanya sepakat jika Rebel keluaran tahun 2017 dengan warna silver doff ini di buatkan fender belakang bergaya hornet dengan beberapa penambahan body part yang membuat Rebel lebih terlihat cafe racer.

Menurut Aris, diskusi dianggap penting agar menghasilkan karya sesuai dengan keinginannya atas hasil masukan dari buildernya. Puspa Kediri Custom dikenal sebagai workshop yang memiliki spesialis custom segala jenis motor khususnya Honda. Puspa Kediri Custom terkenal dengan karya Honda CBR250R dengan desain boardtracker. Motor tersebut juga tercatat berhasil memenangkan pick bergengsi dari Chopper Journal di ajang The 26th Yokohama Hot Rod Custom Show 2017, Desember lalu.

“Kalau desain, semua dari pemilik motor, kita hanya menyesuaikan model lainnya biar pantes di badan Rebel 500. Alhasil modelnya sedikit cafe racer cruiser,” ujar Aris.

Di garage rumahan sederhana, Rebel pun di garap dengan detail yang apik dengan mengunakan bahan plat galvanis dengan ketebalan 1.2mm. Aris kemudian mulai membuat fender depan dengan desain yang sedikit lebih pendek dari versi aslinya, engine cover, hornet dengan bentuk meruncing di bagian belakangnya serta frame penguat fender belakang atau biasa dikenal dengan istilah “pedang-pedangan”. Aris juga membuat knalpot dari bahan stainless, selain mendongkrak penampilan biar suara juga lebih gahar.

Agar posisi riding tubuh bagian atas lebih nyaman, Aris juga membuatkan riser peninggi setang setinggi 5 cm. Karena alasan masih susahnya mencari pelek 16-inci tapak lebar, Aris pun urung mengganti kaki-kaki Rebel 500 milik owner yang juga berprofesi sebagai pemain sinetron berjudul “kecil-kecil jadi manten” ini.

“Tadinya mau di ganti, tapi karena velg motor ini juga masih bagus ternyata cukup sulit juga mencari pelek 16-inci dengan profil tapak lebar,” aku Aris. Total pengerjaan dari nol sampai pengecatan memakan waktu 1,5 bulan.” tutupnya.

Fender

Hand made by PKC. Dibuat manual, dengan teknik tradisional. Dibuat dengan palu kayu satu per satu. Sementara fender belakang, berbentuk anti mainstream dengan bentuk hornet modern menyesuaikan bentuk tangki besin dengan aksen triangle. Menariknya pedang-pedangan dibuat ulang dengan tidak merubah frame aslinya.

 

Engine Cover

Custom by PKC. Bahan dasarnya pakai plat galvanis 1.2mm dengan dibentuk secara manual dan handmade, prosesnya cukup rumit karena banyak lekukan yang harus di bentuk secara presisi agar tampak lebih manis.

 

Knalpot

Walau hanya membuat bagian muflernya, PKC sukses menggarap knalpot Rebel 500 dengan bahan stainless steel berikut weldingan yang apik. Tidak hanya desain, suara pun terdengar gahar namun tidak bising.

Teks: Andhika | Foto: Herry Axl.