Jakarta Custom Culture 2017 | Angkat Tema Old School vs New School, JCC Siap Digelar Oktober Mendatang

Jakarta Custom Culture (JCC) jilid 2 akan kembali digelar pada 21-22 Oktober 2017 mendatang di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Jika pada gelaran pertama JCC lebih berkiblat pada Amerika dan Australia, JCC 2017 akan digelar berkonsep expo, dan lebih meluas dengan melibatkan kendaraan-kendaraan pabrikan Jepang dan Eropa dengan mengusung tema Old School Vs New School.

Seperti dijelaskan oleh Andre Palmer dari Jakarta Custom Culture, “Acara ini berawal dari teman-teman dari Jakarta Hotrod Classic Community yang ingin mengembangkan industri custom motor dan mobil. Karena tahun lalu animonya bagus, maka kita adakan lagi tahun ini dengan tema yang lebih seru. Semua pelaku bisnis di industri otomotif dan custom kita libatkan, menjadi wadah buat mereka bertemu, supaya lebih besar lagi industrinya dan bisa lebih dilirik oleh pemerintah,” jelas Andre saat Press Conference di Jakarta, Rabu, 13 September di Jakarta.

Tema “Old School vs New School” diusung karena memiliki dua aspek, Old School sebagai roots dari kendaraan-kendaraan classic itu sendiri, dan New School sebagai perkembangan tren saat ini.

Di Jakarta Custom Culture ke-dua ini akan menghadirkan:

* Old School VS New School Cars & Motorcycle

* JCC Parade

* JCC Awards

* Rolling Thunder

* Indonesian Builder

* JCC, People’s & Best Custom Car Choice Award

* Riding “Tebus Dosa Emisi” - Yaitu kerjasama antara komunitas dan Kementrian Lingkungan Hidup dengan pemberian 500 pohon

* Auction - Di mana para pemburu otomotif dapat melakukan transaksi dengan sistem lelang dan transaksi akan diselesaikan secara kekeluargaan.

* Art Custom Demo (pinstripping, door art, lettering)

* Handicraft, Skatebord & longboard

* Bursa aksesoris mobil, motor, distro, food court dan food truck.

Ditambahkan Yudi dari Jakarta Custom Culture, event ini akan menghadirkan semua unsur dari industri custom. “Acara ini mempertemukan para ‘Hobbies’. Kita menggerakkan banyak pihak tak hanya pemilik kendaraan, tapi juga juga orang-orang yang terlibat di dalamnya. Tukang cat, tukang las, pebisnis, semua bersinergi. Dan karena Jakarta itu berbeda karakteristiknya, kendaraanya, trafficnya. Ini yang ingin kita tarik sebagai tema Jakarta Custom Culture 2017,” paparnya.

Nantinya, kendaraan akan didisplay di areanya masing-masing. Beberapa club dan komunitas motor dan mobil dari cc besar hingga kecil juga akan support di acara ini. Mengusung nama Jakarta, para builder dan kendaraan sebagian besar berasal dari Jabodetabek. “Mobil-mobil yang dipamerkan pun sebagian besar dimiliki orang Jakarta,” imbuh Andre.

Jakarta Custom Culture akan menjadi wadah bagi para pecinta otomotif, builder, artworker untuk menunjukkan hasil karya mereka serta mengembangkan industrinya. Expo ini akan digelar selama 2 hari dan bisa dikunjungi seluruh keluarga dengan tiket masuk Rp 25 ribu.

Teks/Foto: Wildaf.