Jelang Customland 2016 I Custom Party-nya Jawa Timur
Event bernafas kustom kultur, Customland yang telah memasuki tahun ke-4 ini sebentar lagi akan digelar. Nah, untuk event 2016 ini ada yang bereda, yakni menghadirkan konten “Pick by Guess Star” untuk memilih satu motor terbaik di kelasnya.
Berbeda dari 3 gelaran sebelumnya, Customland 2016 ini bakal digelar di lapangan Tennis Indoor Delta Sidoarjo, 18-19 November mendatang dengan mengusung tema “Dream, Build, Ride”.
Ada beberapa alasan ajang ini tidak kembali mengambil tempat di mall Surabaya seperti beberapa gelaran sebelumnya. Founder Customland, Pras Dwi Prasetya, mengungkapkan jika Customland merupakan event yang dimiliki oleh Jawa Timur, sehingga penyelenggaraannya tak selalu di Surabaya. Selain itu, Siodarjo juga memiliki kedekatan tersendiri dengan pecinta custom dan builder, serta dianggap memiliki potensi besar dalam membangkitkan gairah bermusik dan kultur lokal.
“Dengan usia Customland yang baru 4 tahun ini, kami terus mengemban visi dan misi untuk tetap mengedukasi masyarakat tentang Kustom kultur di wilayah Jawa Timur khususnya. Dan lokasi penyelenggaran tahun ini di kota Sidoarjo, karena kebetulan brand besar seperti Sampoerna tertarik untuk berkolaborasi dalam event kami, khusunya regional Sidoarjo, karena memiliki potensi besar dalam membangkitkan gairah dalam bermusik dan kustom kuktur lokal,” papar Pras.
Event ini membuka beberapa kategori untuk custom bike show dan Hot Rod. Nah, untuk “Pick by Guess Star”, Customland 2016 menghadirkan Guest Star yaitu Lulut Wahyudi, builder kenamaan Indonesia sekaligus punggawa Retro Classic Cycles (RCC) yang sudah malang melintang di dunia kustom otomotif, untuk memilih motor terbaik by guess star di ajang Customland 2016.
Customland 2016 juga tak hanya menjadi event kustom kultur, namun juga ingin mengedukasi serta mendukung bisnis kreatif di Indonesia.
“Kalimat ‘edukasi tentang kustom kultur’ bagi kami adalah berlaku selamanya seiring berkembangnya era cyberkinetik dengan tidak mengurangi keyakinan kita tentang kualitas kemanualitasan dalam berkarya di ranah kustom kultur yang merupakan sub kultur bagi budaya-budaya lokal di Indonesia. Pertemuan budaya ini menjadi menarik, apabila dikemas dalam pagelaran atau kegiatan akbar seperti Customland dan event lain di beberapa kota, sebagi titik berpijak untuk dapat berkembang dalam aktifitas dan bisnis kreatifnya yang beraliran kustom kultur di bumi Indonesia,” imbuhnya.
Konten yang akan dihadirkan yaitu kustom kulture exhibition, cars, motorcycles, lowriders and scooter show, dan 1000 Kilometer movie screening. Pras berharap, ajang ini sekaligus bisa mengedukasi masyarakat Surabaya tentang budaya custom di Indonesia.
“Harapan event tahun ini, semoga masyarkat di Sidoarjo khususnya, Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya dapat mengamini budaya kustom kultur adalah merupakan budaya bersama yang harus kita jaga keberlangsungannya ke depan secara baik,” tutup Pras.
Teks: Wildaf, Foto: Herry Axl











Leave a Comment