Kaichiroh Kurosu | Apresiasi Skena Custom Indonesia
Kaichiroh Kurosu menjadi salah satu builder Jepang yang dikenal dunia karena karya-karyanya. Sarjana arsitektur ini tak hanya mendapat pengakuan dalam membangun motor-motor custom terbaik, dirinya juga punya jam terbang tinggi dengan pengalamannya sebagai mekanik terlatih dan bersertifikat di Harley-Davidson Jepang selama lebih dari 20 tahun.
Di Indonesia sendiri, namanya telah sangat familiar di kalangan custom builder. Pemilik Cherry’s Company yang telah dua kali memenangi penghargaan tertinggi di event Yokohama Custom Show ini juga telah lama wara-wiri di beberapa event bergengsi Tanah Air sebagai juri tamu. Sebut saja event Kustomfest dan Gelaran tahunan Suryanation Motorland. Belum lama ini, dirinya juga berkolaborasi dengan Yusuf Adib Mustofa dan Lulut Wahyudi dalam membangun Iconic Bike di event tahunan tersebut.
Saat dirinya bertandang ke Suryanation Motorland beberapa waktu lalu, kami sempat berbincang bagaimana dirinya menilai sebuah custom bike.
Hi Kurosu, sebagai builder yang telah banyak menelurkan karya, bagaimana kamu mencari inspirasi untuk membangun sebuah custom bike?
Hi! Saya banyak mendapat ide dari manapun. Bisa dari lingkungan sekitar, dari menggambar karena basik saya juga yang seorang arsitek, atau dari apapun yang saya lihat di depan saya. Yang terpenting konsepnya dulu. Misalnya pada Iconic Bike ke-3 ini, konsepnya adalah Speed atau kecepatan. Jadi tinggal mengolah di mesinnya.
Selama karir kamu di dunia custom, motor mana yang bisa dibilang itu adalah masterpiece dari seorang Kurosu?
BMW R Nine T Custom Project yang saya beri nama “Near Future”. Itu kolaborasi saya dengan BMW pada tahun 2014 lalu. Motor itu yang membawa saya memenangkan trofi tertinggi selama dua tahun berturut-turut di Yokohama Custom Show. Dalam motor itu, saya melihat sejarah panjang BMW dan men-create mesin yang sebutlah “near future”. Bisa dibilang, motor itulah yang paling dikenal dunia dari buatan Kurosu. Saya benar-benar membuat sesuatu yang beda dari yang belum pernah saya buat sebelumnya, itu saya jadikan tantangan dan membuat saya untuk terus berkembang.
Sering didaulat menjadi juri, bagaimana kamu menilai suatu motor itu tidak hanya bagus, tetapi luar biasa?
Pertama yang saya lihat adalah first impact-nya, baru kemudian detailnya. Ada apa yang berbeda dari motor itu, bukan hanya dari tampilannya.
Lalu motor seperti apa yang benar-benar akan menarik perhatian seorang Kurosu?
Function! Menurut saya, motor custom yang bagus adalah motor yang parts buatannya berfungsi dengan baik. Jadi tidak hanya sekedar menempel ini-itu, tapi juga sesuai dengan fungsinya sehingga estetikanya juga akan mengikuti.
Di Suryanation Motorland 2017, kamu berkolaborasi dengan Yusuf dalam membangun Iconic Bike ke-3. Bagaimana kamu melihat Yusuf sebagai seorang builder?
He’s crazy! Kalau kita bandingkan, bisa dibilang lingkungan kerja di Indonesia dengan Jepang itu sangat jauh berbeda. Mulai dari karakter orangnya, peralatan yang digunakan, atau cara kerjanya. Tapi Yusuf, dengan peralatan yang sederhana, bisa membuat mesin yang sebegitu hebatnya pada “Naga Lima”. Saya sampai speechless dan seperti tidak percaya saja.
Wah, kita sampai kagum sendiri mendengarnya. Lalu boleh tau, apa 3 prinsip kamu untuk membangun sebuah custom bike?
Prinsip membangun custom bike.. Hm, buat saya, ya motor adalah motor. Jadi harus aman dipakai. Fungsinya harus tepat. Semua yang kamu pasang di motor itu harus berfungsi dengan baik, barulah yang terakhir harus keren. Jadi, Safety, Function, and Cool.
Oke deh. Yang terakhir nih. Kamu kan sudah lama wara-wiri di Indonesia, bagaimana kamu melihat perkembangan custom culture di negara kami, mengingat Jepang sendiri bisa dibilang jadi salah satu kiblat dalam membangun custom bike. Menurut kamu, apa yang bisa kami tiru dari builder-builder di Jepang agar bisa se-hits seperti sekarang?
Saya melihat Indonesia punya potensi yang sangat besar untuk bersaing dengan negara-negara lain. Di sini ada banyak sekali builder-builder muda jika dibandingkan dengan Jepang, dan itu keren banget buat kalian.
Tapi sayangnya, builder di sini masih banyak yang mengikuti desain orang lain, misalnya gaya-gaya Amerika atau manapun. Tidak salah sih, hanya sayang sekali karena Indonesia punya sendiri budaya yang unik. Jangan takut untuk mengeluarkan dan menggali lagi ide-ide kalian. Jadi tidak terus mengikuti, tapi membuat sesuatu yang baru, saya yakin industri di sini akan bisa sangat besar.
Great. Thanks for your time Kurosu!
Teks: Wildaf | Foto: Gastank.





Leave a Comment