Keseruan Balap Hore Geng Tril Tua 2018 | Hebohkan Tanah Baturaden

Acara Balap Hore yang diadakan oleh Geng Tril Tua (GTT) Ngapak Raya berlangsung seru. Ajang ‘balap tanah’ yang diadakan pada Sabtu dan Minggu (10-11/2) ini, untuk pertama kalinya digelar di Baturaden, Jawa Tengah.

Balap Hore sendiri masuk dalam kegiatan Poma Pomi-nya geng Tril Tua, yang digelar rutin setiap 4 bulan sekali. Fun race ini membuka 5 kelas yang dibuka untuk umum. Semua pesertanya wajib menggunakan motor trail tua atau motor baru yang di-tril tuakan.

Lima kelas yang diperlombakan di antaranya Tril Tua 100-125cc, Tril Tua Suzuki TS125, Tril Tua FFA (Free For All), dan Supporting Race atau kelas-kelas pendukung berupa Tril Tua Boncengan, yang diikuti oleh Pembalap dan Pembonceng, dan Motor Bebas dalam Kelas Kamitua Ngapak Raya. Kelas ini Diikuti oleh Senior Trail Adventure dan Pembalap Motocros Veteran yang Ada Di Wilayah Ngapak Raya. Kelas-kelas pendukung inilah yang justru jadi salah satu yang paling menarik perhatian.

Tercatat ada 75 starter mengikuti balap ini dari pebalap muda maupun yang telah berumur. Pesertanya datang dari Jakarta, Bandung, Jogja, Solo, Jepara, Semarang, Bali, Ciamis, Tasik, dan kota-kota lain yang masih mencakup dalam Ngapak Raya.

“Biarpun ini pertama kali kita bikin di Baturaden, Alhamdulillah antusiasnya bagus banget. Karena selain buat mewadahi komunitas kita, dibuka juga kelas lain yang dinamakan Kami Tua,” buka Nanu Hakim dari GTT.

Selain balap, di hari Sabtunya, GTT juga mengadakan Fun Trip yang merupakan kegiatan adventure atau acara trabasnya yang membuat event kali ini makin seru dan mengakrabkan satu sama lain.

“Luar biasa seru dan hore. Yang pasti kita akan bikin kegiatan lagi dalam Poma-Pomi, tapi belum tau bentuknya akan seperti apa. Lihat aja nanti!” pungkasnya.

Teks: Wildaf | Foto: Dudung DCM.