Kicktengfest 5.0 2018 | Keep It Dirty!
Enggak terasa ajang Kicktengfest tahun ini sudah bergulir untuk ke-5 kalinya. Fun race edisi tanah khusus untuk motor-motor custom ini dihelat oleh teman-teman dari komunitas Kicktengkleng MC asal Solo sejak 2014 lalu. Ajang ini digelar dua hari Sabtu (17/3) untuk sesi latihan dan Minggu, (18/3) untuk race yang dimulai sejak jam 08.00 pagi WIB di Sirkuit Solo - Assalam Hypermarket.
Sayangnya tahun ini panitia hanya memperbolehkan 100 peserta untuk balapan. Kelas yang diperlombakan antara lain; Kelas Mesin Tegak, Kelas Mesin Tidur, Kelas Cub, Kelas FFA, Kelas Minion dan Kelas 3 in 1.
Nah, di event bertajuk “Kicktengfest 5.0 – Keep It Dirty!” ini, Gastank Magazine ikut berpartisipasi nyobain ganasnya trek berlumpur dengan menurunkan 2 ‘pembalap’ andalannya, Herry Axl dan Olebelo. Meskipun enggak masuk final tetapi cukup puas sudah bisa melewati babak kualifikasi. Hehehe!
Tapi entah kebetulan atau tidak, saat event ini berlangsung (Sabtu dan Minggu) sore hari selalu diguyur hujan. Seperti pada hari Sabtu kemarin saat trek sudah rampung digarap mulai jam 15:00, lintasan langsung diguyur hujan sampai sore dan malam. “Padahal sejak seminggu ini Solo panasnya luar biasa lho, tapi pas akhir pekan justru hujan,” ujar Eko Sutanto dari Kicktengfest sebagai penyelenggara acara.
Sebetulnya trek berlumpur ini sudah menjadi ciri dari ajang Kicktengfest, meskipun cuaca panas lintasan harus dibuat tetap digenangi air. Karena panitia juga sudah meyiapkan mesin pompa penyedot air dengan selang besar uantuk meyiram seluruh bagian trek. Nah, kalau lintasan tanah sudah menjadi bubur, di sinilah keseruan jalannya balap tercipta.
“Satu hal lagi karena balap Kicktengfest ini murni mengedepankan unsur fun, makanya harus disiasati dengan berbagai hal. Kalau trek berlumpur kesempatan tiap peserta untuk memimpin saat balap berlangsung akan berimbang, karena risiko tergelincir dan terhempas ke tanah sangat tinggi,” lanjut Eko yang membuat jalannya lomba makin seru.
Tidak hanya lintasan yang dibuat berlumpur, agar persaingan makin seru motor yang turun dari 3 kelas utama yag dilombakan juga harus ikut aturan yang berlaku. “Paling utama tidak boleh memakai ban khusus tril yang kembangannya kasar, yang diperbolehkan pakai ban aspal atau maksimal pakai ban trial dengan ciri kembangannya lebih halus,” ujar Bajuri yang juga menjadi salah satu panitia Kicktengfest.
Tak cuma balapan, Kicktengfest 5.0 – Keep It Dirty! juga menjadi ajang berkumpulnya semua penyemplak motor mulai yang custom hingga klasikan. Acara ini juga diramaikan dengan sajian musik dan games yang bikin kegiatan ini makin asik.
Tahun ini Kicktengfest 5.0 2018 yang disupport oleh Burnout juga memberikan Lucky Draw berupa sebuah BMX Cup untuk pengunjung beruntung yang membeli merchandise. “Untuk Lucky Draw tahun ini kita memberikan sebuah BMX bermesin Honda Grand. Yang menang namanya Bondol, pengunjung asal Klaten,” imbuhnya.
Oiya! Yang seru kali ini juga diadakan kembali ajang Best Costume Contest, yaitu kontes kostum tergokil yang dipakai peserta saat balapan. Kalau tahun kemarin kostum Spiderman yang menang, tahun ini starter yang menggunakan pakaian Santa Clause sambil balapan jadi juaranya. Well done!
Hasil Lomba
Juara Mesin Tegak
I (90) Wahyu Widodi KF
II (79) Andat
III (62) Ceple
Juara Mesin Tidur
I (36) Samiu Hura-Hura
II (48) Aan Dwi Prianto
III (29) Hakim
Juara Minion
I (22) Banar
II (44) Ekhodok 12
Juara 3 In 1
I Jandro Team
II Fendy Erbe Team
Juara FFA
I (51) Galih Setiawan
Best Costume
I Adrian (Santa)
Teks: Olebelo | Foto: Herry Axl, Istimewa.
