Royal Enfield Indonesia | Riding Media Lintasi Keindahan Alam Pulau Dewata

Banyaknya permintaan konsumen akan motor yang terinspirasi perang dunia ini, akhirnya PT Distributor Motor Indonesia selaku Authorized Dealer motor Royal Enfield di Indonesia membuka dealer baru di Denpasar, Bali.

Sebelum peresmian yang dilakukan pada Sabtu (26/8) sore, Royal Enfield memberikan pengalaman kepada 11 jurnalis untuk menjajal secara langsung sepeda motor Royal Enfield melihat keindahan alam di Bali.

Perjalanan dimulai dari store anyar Royal Enfield di Jl. Sunset Road No. 27, Kuta-Badung, Denpasar, menuju ke Kintamani Lake View Hotel. Sebelum perjalanan Fery Kana yang ditunjuk sebagai road captain memberikan ride briefing pagi hari. Ia menjelaskan jika perjalanan Royal Enfield Touring Bali ini akan memakan jarak tempuh sekitar 190 km dengan rute pulang dan pergi yang berbeda.

Deretan tipe motor Royal Enfield seperti Bullet 350, Bullet 500, Classic 350 dan Classic 500 pun disiapkan Royal Enfield Bali. Tidak hanya motor, perlengakapan riding seperti balaclava, helm dan lainnya pun di siapkan untuk perjalanan ini.

Arun Gopal, International Business Head Royal Enfield dan Irvino Edwardly Country Manager Indonesia mengatakan media ride ini merupakan yang pertama kali yang diadakan Royal Enfield di Indonesia.

“Ini merupakan media ride pertama kali yang diadakan oleh Royal Enfield Indonesia, silahkan rekan-rekan media menikmati indahnya Bali bersama Royal Enfield, rasakan tenaganya dan nikmati juga karakter mesin Royal Enfield,” buka Arun Gopal.

Pelepasan rombongan dilakukan oleh Irvino Edwardly pada pukul 9:00 WITA di dealer Royal Enfield. Perjalanan santai sepanjang jalan Sunset road terbilang aman. Perjalanan pertama rencananya akan menempuh jarak sekitar 88.5Km menuju Kintamani melintasi keindahan alam Besakih dan desa lainnya.

Medan jalan pegunungan dengan kondisi mendaki seakan tidak menjadi masalah besar bagi Royal Enfield baik berkapasitas 500 cc maupun 350cc. Hal ini terbukti karena Royal Enfield memang di desain untuk medan jalan mendaki dengan torsi yang besar. Selain torsi, ukuran velg besar 18″ juga menambah kenyamanan berkendara terlebih tipe Classic 500 atau 350 karena penggunaan dual spring pada kursi pengendaranya.

Perjalanan pulang berbanding 180° dari rute berangkat yang di dominasi jalan menanjak. Kali ini Royal Enfield harus bekerja keras pada perangkat keselamatan yaitu rem. Baik rem depan dan rem belakang, keduanya terbilang sangat baik untuk menghentikan laju motor yang memiliki badan terbuat dari besi ini. Tidak hanya rem dan tenaga besar, penggunaan ban juga dianggap layak digunakan sekalipun anda pemotor pemula.

Menariknya, perjalanan pulang kami dengan jarak kurang lebih 90,5Km ini terbilang cepat dari estimasi waktu yang dilakukan biker berpengalaman pada umumnya. Perjalanan yang dimulai dari kawasan Kintamani menuju Denpasar mampu ditempuh hanya dengan waktu selama 2 jam. Walau demikian, media ride bersama Royal Enfield menghasilkan Zero Accident dan Zero Bike Trouble selama perjalanan. Ini benar-benar pengalaman yang tidak terlupakan.

Teks/Foto: Andhika Kresna.

Attachment

royal enfield riding bali (16) royal enfield riding bali (14) royal enfield riding bali (13) royal enfield riding bali (11) royal enfield riding bali (10) royal enfield riding bali (9) royal enfield riding bali (8) royal enfield riding bali (7) royal enfield riding bali (6) royal enfield riding bali (5) royal enfield riding bali (4)

Leave a Comment