Suryanation Motorland 2016 | Tiga Iconic Bike Sesuai Karakter Builder

Keberadaan Iconic Bike pada ajang Scuryanation Motorland 2016 menjadi perhatian saat berlangsungnya acara pers converence yang berlangsung Rabu, (10/08) lalu di Yesterday Cafe, Jakarta Selatan. Tahun ini ada 3 motor Iconic Bike yang digarap builder dengan tiga karakter yang berbeda mewakili karakteristiknya.

Dari awal pembukaan acara ketiga sosok Iconic Bike ini sudah misterius karena ditutup kain hitam. Jadi para tamu unangan banyak yang penasaran dengan ubahan customnya. Makanya begitu selubung penutup dibuka kehebohan para jurnalis dan komunitas motor yang hadir dalam acara ini langsung riuh.

Berikut sosok Iconic Bike Suryanation Motorland 2016:

“TOMMY GUN”

…adalah sebuah karya Mary Jane Therapy® dari perupa otomotif, Tommy Dwi Djatmiko.

Pemberian judul Tommy Gun dengan sengaja merupakan pendalaman dan visualisasi bentuk lain dari Senjata Thomson atau lebih dikenal dengan nama Tommy Gun dalam media motor bermerk Royal Enfield yang juga berslogan “Made Like A Gun”.

This is my Gun, Tommy Gun !

Enjoy,

Tommy Dwi Djatmiko

“INSPEKTUR VEEJAY”

Sewaktu dapat request dari SURYANATION Motorland 2016 untuk merancang bangun sebuah iconic bike, Terus terang tidak terpikirkan basic motornya akan Royal Enfield. Bagi kami RE bukan motor yang baru dikenal, karena dulu beberapa teman di Jogja memakai motor classic RE (British version). sewaktu motor dikirim ke workshop RCC, terus terang kami butuh waktu beberapa saat untuk mencari soul motor.

Dan akhirnya kami bersepakat merancang desain sebuah motor ol’skool chopper bermesin RE. Sengaja kami hanya menggunakan komponen mesinnya saja karena kami ingin project iconic bike SURYANATION Motorland 2016 ini benar benar sebagai motor yang iconic - one and the only one! tidak ada yang mirip dan tidak ada yang menyamai.

Motor ini diberi nama “Inspektur Veejay”. ide ini ini terlintas karena nama Inspektur Veejay hampir selalu muncul di setiap film action India (Bollywood), tokoh fenomenal dan eksentrik ini sering hadir dalam beberapa adegan utama dan kadang tampil hanya sesaat sebelum film berakhir. Dalam adegan berkelahi sang inspektur penegak keadilan selalu mengeluarkan jurus-jurus yang bombastis bersenjatakan pistol revolver yang tiada habis memuntahkan peluru . Selain itu nama ini dipilih sebagai pengingat mesin motor ini dirancang dan dilahirkan di India.

Lulut Wahyudi & Yayack

“THE BRAWLERS”

Buat gue ngebangun motor itu adalah soal bagaimana kita memberikan sentuhan, gak perlu ribet, gak perlu juga konyol dengan memasangkan peranti yang gak perlu. Buat gue ngebangun motor itu juga adalah bagian dari bagaimana kita mendapatkan inspirasi dan memberikan inspirasi. Menikmati tahap demi tahap dari proses yang dikerjakan langsung oleh seluruh tim di workshop Studio Motor adalah kenikmatan tersendiri. Rangkaian proses itu juga menjadi bagian dari kami untuk terus belajar menyempurnakan seluruh rangkaian yang kami kerjakan.

Pun begitu saat untuk kedua kalinya dipercaya membangun sebuah Iconic Bike dari sebuah event keren yang bertajuk “SURYANATION MOTORLAND 2016”. Berbekal satu unit Royal Enfield Classic 350 proses ini mengalir begitu saja hingga terciptalah bentuk baru dari motor ini. Yup….konsep Classic Tracker yang kami buat untuk motor racikan India ini bagi kami cukup mengena walau seluruh rangkaian proses kerja memakan waktu kurang dari tiga minggu. Dibilang puas mungkin kalau waktunya lebih lama akan banyak ide liar yang kami tuangkan, tapi paling tidak dengan rancang bangun sederhana ini kami memiliki harapan konsep ini dapat memberikan dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Welcome THE BRAWLERS…kami selalu memberikan nama untuk setiap karya yang kami buat karena itu adalah indentitas. Sama seperti motor ini, kami beri nama THE BRAWLERS yang dalam Bahasa Spanyol artinya PETARUNG.

Donny Aryanto

Penulis: Olebelo, Foto: Axl

Attachment

AXL_6648 AXL_6655 AXL_6646 AXL_6645 AXL_6666 AXL_6668

Leave a Comment