Suryanation Motorland 2017 Jakarta I Ruang Baru Bagi Custom Enthusiast Jabodetabek
Di tahun ketiga penyelenggaraan, ajang Suryanation Motorland akhirnya digelar di kawasan Ibu Kota, tepatnya di lapangan Udara Pondok Cabe, kawasan Tangerang Selatan, Sabtu, (20/5). Menjadi penantian buat para pecinta custom di wilayah Jabodetabek yang akhirnya bisa ikut hadir dan menyaksikan perkembangan dunia custom culture di tanah air.
“Tingginya permintaan untuk mengadakan event Suryanation Motorland di wilayah Jabodetabek membuat kami memutuskan untuk digelar di Tangerang tahun ini,” ujar Ari Kusumo Wibowo selaku Brand Manager Surya.
Ditambahkannya, melihat kesuksesan seri pembuka di Medan dan Palembang dengan hadirnya lebih dari 12.000 pecinta otomotif roda dua membuatnya yakin acara ini memberikan inspirasi bagi para bikers, komunitas motor dan penggiat custom scene di Tangerang, untuk berkolaborasi menghasilkan sebuah karya yang sempurna sesuai dengan tema tahun ini “Collaboration Brings Perfection”.
Jakarta dan sekitarnya masih menjadi barometer custom culture di tanah air. Haparannya dengan hadirnya ajang Suryanation Motorland di Pondok Cabe, Tangerang Selatan dapat memberikan ruang baru untuk aktualisasi karya bagi para custom enthusiast di seputar Jabodetabek, termasuk yang lebih luas lagi wilayah Banten dan Jawa Barat. Apalagi di Jakarta sendiri minim event Custom Bike Contest yang berskala Nasional. Hadirnya Suryanation Motorland juga menjadi wadah bagi para komunitas motor untuk berkumpul dan saling bersilahturahmi menjelang bulan Ramadhan tiba.
Custom Bike Contest juga masih menjadi sajian utama. Pecinta otomotif roda dua dimanjakan dengan hadirnya custom bike contest yang dipertandingkan antara lain Street Cub/Choppy Cub, Cafe Racer,Chopper/Bobber, Scrambler/Tracker, Chopper/Bobber, Scrambler/Tracker, Sport FFA, Matic Custom, Free for All dan juga Exhibition Class.
“Masing-masing kota ada tiga titik berat. Di sini ada tiga juri yang punya penilaian masing—masing. Saya sendiri lebih mencari yang menciri khas Indoneisa yang dihadirkan pada motor,” ujar Lulut Wahyudi selaku Dewan Juri saat press conference Suryanation Motorland 2017 Jakarta.
Kedua Juri lain pun memiliki penilaian berbeda untuk Custom Bike Contest Jakarta ini. Bimo Hendrawan dari Bimo Custombikes Jakarta lebih menilai pada kreativitas, kualitas, perubahan hingga detail-detailnya.
Sementara Tommy Dwi Djatmiko dari Mastomcustom Automotiveartworks menilai dari segi komposisi, warna, dan tentunya konsep dan pesan yang ingin disampaikan melalui motor itu sendiri.
Dua konten baru yang ditambahkan tahun ini yaitu Pinstripe Battle dan Stunt Ride Competition dengan juri Rio Bronx dari Bronx Kustom Painting dan juga freestyler professional yaitu Reza SS.
Kehadiran salah satu Iconic Bike hasil kolaborasi dua pemenang Best Region Custom Bike Contest Suryanation Motorland 2016 yaitu: Achmad Setya Dharma (pemenang Suryanation Motorland Medan) dan Dian Tito (pemenang Suryanation Motorland Palembang) berbasis Moto Guzzi V7 II Stone yang dimentori oleh Bimo Hendrawan (Bimo Custombikes Jakarta) akan semakin memeriahkan festival event kali ini.
Beragam apparel custom juga dihadirkan pada festival event kali ini seperti; Wayout, FourspeedMetalwerks, Trooper Helmet, Kickstart Apparel dan juga official artworker; Wawan Junx, Wisnu Customizer, Cetul Leather Art, dan Anneke Fitrianti Petrichor Tattoo.
Sementara pada malamnya, pengunjung akan dihibur oleh Ello dan BIP Band melalui pertunjukan musik mereka. Tidak ketinggalan juga hadirnya Rolling Thunder dan Pop Up Booth pada gelaran event kali ini.
Juri nasional yang nantinya akan menilai motor-motor yang mengikuti Custom Bike Contest yaitu Bimo Hendrawan (Bimo Custombikes Jakarta), Tommy Dwi Jatmiko (Mastom Custom Jakarta) dan Lulut Wahyudi (Retro Classic Cycle Yogyakarta). Ketiganya berhak menentukan pemenang dari setiap kelas dan juga mencari Best of the Best Tangerang untuk bersaing dengan best of the best di 7 kota lainnya di penghujung acara event Big Bang Suryanation di Surabaya 11-12 November 2017.
Special Awards tahun ini akan diberikan kepada Best Collaboration Concept yang merupakan kelas baru di mana pada proses penggarapan hasil karyanya melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satu syaratnya adalah motor custom yang mengikuti kontes harus dikerjakan oleh minimal 3 builder.
Turing Suryanation ride kali ini terdiri dari 10 riders di antaranya: Franky Mori Astorianto dari Yasashii Garage (Bandung), selebritis Bucek Deep dan Edwin Bejo serta 2 pemenang kuis di social media Suryanation Motorland 2017 asal TangSel yaitu Budi Apriandi dan Rhyan D. Harahap. Turing yang juga disupport oleh Moto Guzzi Indonesia ini bertujuan untuk menyambangi builder dan komunitas motor yang ada di Jawa Barat sekaligus mengajak merekauntuk menghadiri perhelatan akbar Suryanation Motorland 2017.
Tim riders kali ini sudah menempuh jarak sejauh 174 km yang dilepas dari Hotel Horison Bandung untuk kemudian melewati lintasan Lembang yang berkelok-kelok dan berupa tanjakan. Selanjutnya melewati Cimahi-Padalarang-Sukabumi-Cainjur-Cubodas-Cisarua dan berakhir di Parung menuju lokasi event di Bandara Pondok Cabe, Tangerang. Beberapa komunitas lokal yang disambangi antara lain:Retro Grades Slaughterhouse, Purnama Glanets Kustimwork, Komunitas di taman kota dan beberapa tenant apparels seperti Wayout Apparel dan lainnya.
Teks: Wildaf / Foto: Suryanation Motorland



















Leave a Comment