Suryanation Motorland 2017 Makassar | Pecinta Custom Culture Tampilkan Motor-Motor Terbaik

Sukses menggebrak kota Makassar tahun lalu dengan jumlah peserta tertinggi dibanding kota lainnya, Suryanation Motorland kembali hadir menemui pecinta custom culture di Pelataran Parkir Utara Mall Phinisi Point, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, (23/9).

Makassar tetap menjadi pilihan kota tujuan Suryanation tahun ini melihat tingginya antusiasme para pecinta custom culture di sana. Hal ini juga sesuai dengan visi misi Suryanation Motorland yang ingin memberikan ruang bagi pecinta custom culture untuk memperlihatkan karya terbaik mereka juga berkompetisi dengan mendapatkan masukan dari para juri yang lebih berpengalaman.

Tema “Collaboration Brings Perfection” diusung untuk memberikan gambaran mengenai pentingnya sebuah kolaborasi dalam menghasilkan sebuah karya yang sempurna. Acara ini memberikan hiburan kepada pecinta kustom di ibukota Sulawesi Selatan dengan bermacam konten seperti custom bike competition, city rolling thunder bersama komunitas, pinstripe battle, stunt ride competition serta pertunjukan musik dari PAS Band dan BIP.

“Antusias pecinta custom culture di sini sangat tinggi dan dari kota-kota sebelumnya terlihat peserta kontes yang terpilih sudah mempersiapkan motor-motor mereka dengan konsep kustom yang menarik, dan dengan tingkat kreativitas yang luar biasa dari segi teknik dan kerajinan tangan. Kami berharap tahun ini dapat melihat hasil karya yang lebih baik lagi dibanding tahun lalu,” ujar Ari Kusumo Wibowo selaku Brand Manager Surya, PT. Gudang Garam, Tbk.

Custom Bike Competition masih menjadi magnet dari gelaran ini, pasalnya juara tiap kelas akan mendapat kesempatan untuk bertarung menjadi pemenang “The Best OF” dari Makassar yang nantinya akan dibawa ke acara Big Bang Suryanation Motorland di Kota Surabaya pada bulan November mendatang untuk bertarung dengan pemenang dari kota lainnya.

Beberapa kelas yang ada di Custom Bike Competiton tahun ini antara lain adalah: Street Cub/Choppy Cub, Cafe Racer, Chopper/Bobber, Scrambler/Tracker, Chopper/Bobber, Scrambler/Tracker, Sport FFA, Matic Custom, Free for All dan Exhibition Class. Selain itu Special Awards “Best Collaboration Concept” akan diberikan kepada hasil karya yang lahir dari hasil kolaborasi dari minimal 3 builder.

Pengunjung juga dapat melihat langsung perkembangan sub culture custom lainnya seperti pinstripe, leather art dan tattoo dari seniman yang hadir antara lain: Wawan Junx, Rio Bronx, Wisnu Customizer, Cetul Leather Art, dan Anneke Fitrianti Petrichor Tattoo. Berbagai booth apparel yang bertemakan custom culture juga akan menyemarakkan event Suryanation Motorland Wayout, Fourspeed Metalwerks, Trooper Helmet, dan Kickstart Apparel.

Tak ketinggalan, Turing Suryanation Ride sudah dimulai sejak Rabu, 19 September, dimulai dari Makassar menuju Sengkang, Watampone, Bira, sebelum melewati Janeponto dan kembali ke Makassar. Tim Suryanation Ride terdiri dari Franky Mori Astarianto dari Yasashii Garage (Bandung), selebritis Bucek Deep, dan Edwin Bejo serta 2 pemenang kuis di social media Suryanation Motorland 2017 yaitu Ino Sutris dan Adih Suryadi yang cukup aktif di dunia permotoran di Makassar, yang juga merupakan penggagas movement Celebes Sunday Ride yaitu acara riding yang rutin diadakan tiap minggu di Makassar.

Rombongan ini akan menyambangi beberapa komunitas di kota-kota sekitar Makassar di antaranya: Beat BrotherhoodMC, BIG BrotherhoodMC, Maticyamaha Brotherhood MC, dan juga Family Brotherhood Indonesia.

Motor Iconic Bike kedua adalah “Mario Basette” yang berbasis Moto Guzzi V7 II Stone. Iconic Bike ini merupakan hasil dari kolaborasi dua pemenang Best Region Custom Bike Contest Suryanation Motorland 2016, yaitu: Onny Widiyayana (pemenang Suryanation Motorland Semarang) dan Hendra Ardiansyah (pemenang Suryanation Motorland Makassar), yang dimentori oleh juri Tommy Dwi Djatmiko (Mastomcustom Jakarta).

Teks: Wildaf | Foto: Suryanation Motorland.

Attachment

File_004 File_003 File_003 (1) File_002 File_002 (1) File_001 File_001 (3) File_001 (1) File_000 File_000 (4) File_000 (3) File_000 (1)

Leave a Comment